Sabtu, Juni 6, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home

Sejarah Kota Bandar Lampung: Dari Kota Kembar ke Pusat Pelabuhan Modern Sumatra

Putri S by Putri S
Juni 17, 2025
in Uncategorized
sejarah kota bandar lampung

Sejarah Kota Bandar Lampung, merangkum evolusi administrasi, visi pembangunan, dan posisi geografis strategis.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Bandar Lampung – Sejarah Kota Bandar Lampung memotret perjalanan panjang sejak zaman kolonial hingga kota pelabuhan digital masa kini. Fakta terverifikasi berikut merangkum evolusi administrasi, visi pembangunan, dan posisi geografis strategis Bandar Lampung.

Pra‑Kemerdekaan: Fondasi Kota Kembar

Dokumen Staatsblad 1912 No. 462 menegaskan pembentukan Onder Afdeling Telokbetong dengan ibu kota Tanjungkarang. Telokbetong berkedudukan sebagai pusat Keresidenan Lampung. Asisten Demang memimpin dua kota kembar itu dan langsung melapor kepada Hoof van Plaatselijk Bestuur kolonial. Catatan ini menandai fase awal sejarah Kota Bandar Lampung.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

BACA JUGA: Biaya Hidup Lampung, Transportasi, dan Kuliner yang Perlu Kamu Tahu

Kolonial Belanda: Dermaga Kopi dan Lada

Belanda memperluas pelabuhan Telokbetong, lalu mengekspor kopi dan lada ke pasar Eropa. Aktivitas dagang menarik pendatang Tionghoa, Arab, serta Eropa. Permukiman multietnis tumbuh di sekitar dermaga, memperkaya arsitektur kolonial di Jalan Ikan Bawal. Ekspor hasil bumi menjadikan Telokbetong motor ekonomi Lampung, memperkokoh sejarah Kota Bandar Lampung sebagai sentra perdagangan.

Pendudukan Jepang dan Kota Madya

Pada 1942, Jepang merebut wilayah Lampung dan menunjuk seorang Sicho untuk memimpin kota Tanjungkarang–Telokbetong. Ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 1945, dinamika pemerintahan pun berubah.

Pemerintah pusat kemudian menerbitkan UU No. 22 Tahun 1948 yang memisahkan dua kota tersebut dari Kabupaten Lampung Selatan. Sejak saat itu, istilah “Kota Tanjungkarang–Telukbetung” mulai dikenal luas dan menandai babak baru dalam sejarah Kota Bandar Lampung.

Transformasi 1983: Lahirnya Nama Bandar Lampung

Memasuki era 1980-an, laju urbanisasi mendorong perluasan wilayah administratif. Pada 1982, tiga kecamatan—Kedaton, Panjang, dan Sukarame resmi bergabung. Menindaklanjuti hal ini, pemerintah menerbitkan PP No. 24 Tahun 1983 dan menetapkan nama resmi “Bandar Lampung,” yang berarti pelabuhan bagi Lampung.

Reformasi administratif tidak berhenti di situ; melalui SK Wali Kota No. 17 Tahun 1999, penyebutan resmi diubah menjadi Pemerintah Kota Bandar Lampung. Perubahan ini sekaligus memperkuat identitas kota sebagai kawasan maritim yang strategis.

BACA JUGA: Semboyan Lampung: Makna di Balik Identitas Setiap Daerah

Visi dan Misi 2010‑2015

Visi pembangunan berbunyi, “Terwujudnya Kota Bandar Lampung yang aman, nyaman, sejahtera, maju, dan modern.” Enam misi mendukung visi itu:

  • Mengembangkan jasa dan perdagangan berbasis ekonomi kerakyatan.
  • Meningkatkan kualitas pendidikan, iptek, ketaqwaan, kreativitas seni, dan prestasi olahraga.
  • Memperluas layanan kesehatan serta kesejahteraan sosial.
  • Membangun birokrasi bersih, profesional, kewirausahaan, dan tata kelola baik.
  • Mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan.
  • Memperkuat infrastruktur dan sarana kota wisata modern.

Geografi, Demografi, dan Infrastruktur

Bandar Lampung membentang seluas 19.722 hektare pada koordinat 5°20’–5°30′ LS dan 105°28’–105°37′ BT. Berdasarkan data BPS tahun 2015, jumlah penduduk mencapai 1,25 juta jiwa yang tersebar di 20 kecamatan dan 126 kelurahan. Letak geografis yang menghadap langsung ke Teluk Lampung menjadikan kota ini berperan strategis sebagai gerbang utama Pulau Sumatra bagian selatan.

Melihat potensi tersebut, pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai penopang konektivitas wilayah. Salah satu langkah nyata terlihat dari kehadiran Universitas Lampung yang memperkuat sektor pendidikan, serta Pelabuhan Telukbetung dan Bandara Radin Inten II yang memperlancar mobilitas barang dan orang. Tak hanya itu, Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar juga mempercepat arus distribusi logistik antarprovinsi di Sumatra.

BACA JUGA: Tips Mudik Aman: 5 Hal yang Harus Dicek Sebelum Mudik Jauh

Tak hanya dari segi infrastruktur, geliat ekonomi juga terlihat di sektor industri non-migas. Kawasan Panjang dan Telukbetung menjadi pusat pertumbuhan berkat aktivitas produksi makanan, minuman, semen, hingga alat berat. Berdasarkan laporan triwulan I-2024, sektor pengolahan menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 6,51 persen.

Ekonomi, Transportasi, dan Digitalisasi

Sementara itu, dari sisi transportasi publik, Pemkot terus melakukan inovasi. Angkot Suzuki Carry beroperasi dengan sistem trayek warna yang memudahkan mobilitas warga. Terminal Rajabasa dan Terminal Panjang pun melayani ribuan penumpang setiap harinya.

Untuk menjawab tantangan kota modern, pemerintah mengembangkan skema Bus Rapid Transit berbasis “Buy The Service” dan meluncurkan aplikasi BLITS guna memantau lalu lintas secara real-time. Inisiatif-inisiatif ini menandai langkah maju dalam sejarah Kota Bandar Lampung menuju kota yang lebih terintegrasi dan berorientasi layanan publik.

Ruang Publik dan Visi Kota Ramah

Pemkot memperlebar trotoar Ahmad Yani dan Malahayati, memasang kursi, pot bunga, Wi‑Fi, dan lampu dekoratif. Kolaborasi riset Universitas Bandar Lampung menyoroti integrasi kawasan pesisir dan industri guna merealisasikan cita‑cita global port city. Transformasi ruang publik ini memperkaya bab terakhir sejarah Kota Bandar Lampung.

BACA JUGA: Wajah Asli Mr. Swirl Sang Predator Anak Terkuak Berkat Teknologi Mengejutkan Dunia

Sejarah Kota Bandar Lampung menapaki fase Onder Afdeling, kota kembar, hingga metropolis pelabuhan digital. Pemerintah mendorong industri non‑migas, transportasi massal, jaringan jalan‑rel terpadu, serta penataan ruang publik. Dengan identitas maritim dan kebijakan progresif, Bandar Lampung meneguhkan statusnya sebagai gerbang utama Sumatra Selatan ke pasar global.

Tags: Bandar Lampungberitaberita lampungsejarahsejarah kota
Previous Post

Perbedaan Mobil Manual dan Matic: Mana yang Cocok untuk Anda?

Next Post

TK Al Uswah Gelar Haflah Akhirussanah: Cetak Santri TAUD dengan Ilmu dan Akhlak Sejak Dini

Next Post
taud al uswah

TK Al Uswah Gelar Haflah Akhirussanah: Cetak Santri TAUD dengan Ilmu dan Akhlak Sejak Dini

Prakiraan cuaca Lampung hujan lebat

Waspada Perubahan Cuaca di Lampung

emas antam hari ini

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp1.000 per Gram

Pria di Padang Pariaman Bunuh 3 Mahasiswi, 1 Korban Dimutilasi

Pria di Padang Pariaman Bunuh 3 Mahasiswi, 1 Korban Dimutilasi

BSPJI (2)

Lab Lokal BSPJI Bandar Lampung Dukung Efisiensi Pengujian Pakan Ternak

RECOMMENDED NEWS

cUACA EKSTREM

Hujan Guyur Wilayah Lampung Hari Ini, Cek Detailnya!

4 bulan ago
Olahraga Paling Aman Cegah Serangan Jantung di Usia Muda

Olahraga Paling Aman Cegah Serangan Jantung di Usia Muda

1 tahun ago

A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

1 bulan ago
Mahasiswa Sosiologi tergabung dalam P2K Matrix 2025

Mahasiswa Sosiologi Bersama Warga Pancur Wujudkan Pendidikan dan Pemberdayaan Lewat P2K Matrix 2025

10 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Market Stories Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Harga Emas Hari Ini 5 Juni 2026 Turun, Antam dan Pegadaian Kompak Melemah
  • Cuaca Lampung Hari Ini Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Siang Sore
  • Dr. Suprihatin Ali Temukan Hambatan Utama Keberlanjutan Industri Kopi Lampung

Category

  • Berita
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com