Selasa, Agustus 18, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Sosial

Indonesia Sudah Kiamat: Pohonnya Hilang, Pejabatnya Senang dan Masyarakatnya Stres Bukan Kepalang

Putri S by Putri S
Desember 5, 2025
in Sosial
Indonesia- Angger Bayu Pamungkas

Angger Bayu Pamungkas, Mahasiswa Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (Foto Istimewa)

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Lagi dan lagi Indonesia berduka. Sebelumnya, kita dihadapkan dengan demonstrasi panas yang merenggut banyak nyawa orang dan memenjarakan orang tak bersalah.

Kali ini kita menghadapi musibah longsor dan banjir yang menimpa saudara kita di Aceh dan Pulau Sumatera. Korban baru masih terus bermunculan hingga sekarang.

Related posts

DPP Apklindo Lampung Tasyakuran atas Milad Apklindo Ke-41 dan Jalin Sinergi dengan MCMI Wilayah Lampung

DPP Apklindo Lampung Tasyakuran atas Milad Apklindo Ke-41 dan Jalin Sinergi dengan MCMI Wilayah Lampung

Juni 16, 2026
Perjalanan sederhana ke Ponorogo dan Dungus menghadirkan ketenangan yang sulit dilupakan. Aroma daun jati, tungku kayu, dan suasana desa yang hangat membuat perjalanan terasa seperti pulang ke rumah.

Dapur Tua di Ujung Ponorogo

Juni 13, 2026

Sejak 26 November kemarin, sebanyak 836 orang tewas. Selain itu, 518 orang dinyatakan hilang. Banyak korban juga belum ditemukan hingga detik ini.

BACA JUGA: Fenomena Langit Desember 2025: Ada Supermoon? Cek Daftarnya!

Sebenarnya Salah Alam atau Karena Ulah Manusia?

Jika kita berbicara tentang penyebab longsor dan banjir di Aceh dan Pulau Sumatera akhir-akhir ini, tentu ada dua faktor utama.Faktor itu adalah faktor alam dan faktor manusia yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan.

Loh, bukannya kemarin longsor dan banjir terjadi karena cuaca ekstrem dan usia pohon yang lapuk? Jadi bukan salah manusianya dong!

Memang cuaca ekstrem dan usia pohon menjadi salah satu penyebab bencana tersebut. Namun, faktor manusia tetap memperparah musibah yang terjadi.

Bagaimana Bisa Faktor Manusia Memperparah Sebuah Musibah?

Kita tidak bisa mengelak pada fakta yang ada di lapangan. Data dari Kompas.com mencatat Indonesia berada pada peringkat kedua deforestasi terparah.

World Population Review merilis data pada awal tahun 2024 yang menunjukkan tingginya angka deforestasi Indonesia secara global.

BACA JUGA: Lionel Messi Jadi Raja Assist, Sentuh Angka 405!

Data ini berdasar pada perubahan area hutan sejak 1990–2020. Indonesia kehilangan 101.977 mil persegi hutan atau 22,28 persen total hutan.

Wow, fantastik sekali. Kondisi ini menunjukkan kerusakan yang tidak bisa dianggap sepele.

Belum lagi data dari Kementerian Kehutanan yang menemukan banyak hutan alam di Sumatera Utara berubah fungsi sejak 1990–2024.

Banyak hutan berubah menjadi perkebunan, pertanian lahan kering, dan hutan tanaman. Greenpeace juga menyebut mayoritas DAS di Pulau Sumatera kini kritis. Tutupan hutan alam berada di bawah 25 persen.

Secara keseluruhan, hanya tersisa 10–14 juta hektare hutan alam. Angka itu kurang dari 30 persen luas Pulau Sumatera yang mencapai 47 juta hektare.

Dari data di atas, kita bisa menebak siapa penyebab utama bencana yang terjadi. Yaa manusianya dong, masa pohonnya sih!

Lantas apa yang seharusnya dilakukan pemerintah dengan adanya musibah ini? Ada banyak hal yang seharusnya pemerintah lakukan ketika menghadapi musibah semacam ini.

  1. Pemerintah harus responsif dan turun langsung ke lapangan untuk melihat dampak bencana tanpa menunggu rapat panjang yang tidak jelas.
  2. Pemerintah jangan haus validasi saat mengirimkan bantuan. Jadi tidak perlu seremoni pelepasan bantuan atau aksi menggendong beras demi kamera.
  3. Pemerintah harus melakukan evaluasi lengkap terkait bencana yang terjadi. Evaluasi meliputi penyebab, dampak, dan cara penanggulangan agar tidak terulang. Bukan malah sibuk mengurusi program tanam satu miliar pohon yang tanpa pengawasan.

BACA JUGA: Keutamaan Hari Jumat Menjadi Waktu Paling Mulia dalam Syariat Islam

Kalau tidak bisa menanam satu miliar pohon, setidaknya kita bisa merawat satu miliar pohon yang ada. Pohon adalah bagian dari kehidupan kita. Pohon membuat kita bisa bernapas dengan lega dan bersandar dengan tenang. Tapi pohonnya jangan yang sawit yaa hehe.

Tags: IndonesiamahasiswaOpinipendidikan
Previous Post

Keutamaan Hari Jumat Menjadi Waktu Paling Mulia dalam Syariat Islam

Next Post

FIFGROUP Bengkulu Gelar Hajatan Cabang, Hadirkan Beragam Promo Pelanggan!

Next Post
FIFGROUP Bengkulu Gelar Hajatan Cabang dengan Beragam Promo Pelanggan

FIFGROUP Bengkulu Gelar Hajatan Cabang, Hadirkan Beragam Promo Pelanggan!

ALSA Observer Universitas Lampung'

ALSA Observer Unila Gelar Seminar Nasional, Bahas Tindak Pidana Perbankan

Lapstore

Lapstore Bandar Lampung: Servis Laptop Cepat, Cek Keunggulannya!

Chery Tiggo 5 Pro

Chery Tiggo 5 Pro Resmi Hadir sebagai SUV Kompak Bermesin Bensin

Hujan MERATA

Waspada Hujan Lebat! Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

RECOMMENDED NEWS

Menyampaikan Kritik

Cara Menyampaikan Kritik Tanpa Menyakitkan, Simak Tips Ini!

1 tahun ago
Puluhan Tahun Menanti, Warga Dusun Untemungkur Akhirnya Nikmati Listrik PLN

Puluhan Tahun Menanti, Warga Dusun Untemungkur Akhirnya Nikmati Listrik PLN

3 bulan ago

Presidential Train Now Available For Jakartans Traveling To Bandung

4 bulan ago
BMKG Lampung, cuaca

BMKG Lampung: Siang–Sore Waspada Hujan Lebat

6 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    466 shares
    Share 186 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    425 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    414 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • HMJ Sosiologi Gelar First Gathering 2026, Bangun Keakraban Mahasiswa Baru
  • Festival Desa Lestari Ajak Warga Perbatasan Hutan di Lampung Tengah Jaga Hutan Tersisa
  • MS Glow Perluas Ekspansi ke Lampung, Industri Kecantikan Kian Bergeliat

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com