LAMPUNG TENGAH (Merapah.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung menyelenggarakan Sosialisasi Persiapan Karir di Desa Payung Batu, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah. Program ini bertujuan meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi dunia kerja melalui pembuatan CV, portofolio, dan teknik wawancara.
Sosialisasi ini diinisiasi oleh kelompok 1 KKN Universitas Lampung yang terdiri dari Rifka Aisy Mariska (Ilmu Komunikasi) sebagai penanggung jawab, Ferdian Galih Nugroho (Sosiologi), Nabila Zahra Diva (Hukum), Muhammad Daffa Ikbar (Hukum), Kesya Tesalonika Br Purba (Agribisnis), Mutiara Maharani (Kedokteran), dan Sandila Sari (Kehutanan).

Mahasiswa KKN Universitas Lampung Berbagi Pengalaman Karir
Berbekal pengalaman magang di program MSIB serta proses rekrutmen part time, Rifka Aisy Mariska membagikan wawasan kepada peserta. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 31 Januari 2025, dan dihadiri oleh siswa SMA/SMK, anggota Karang Taruna, serta remaja desa.
Generasi muda di Desa Payung Batu kurang memperhatikan pengembangan karir, sehingga kualitas SDM masih rendah. Kondisi ini menjadi alasan utama mahasiswa KKN Universitas Lampung menggelar sosialisasi persiapan karir.

Sosialisasi Persiapan Karir Tingkatkan Kesadaran Masyarakat
Mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya persiapan memasuki dunia kerja. Materi yang disampaikan meliputi teknik pembuatan CV, penggunaan portofolio, serta strategi menghadapi wawancara HRD.
Rifka Aisy Mariska menekankan pentingnya pemahaman berkarir bagi generasi muda. “Saya ingin generasi muda meningkatkan kualitas diri agar mencapai karir cemerlang,” ujarnya.
Sosialisasi persiapan karir ini diharapkan mengubah pola pikir generasi muda di Desa Payung Batu. Dengan persiapan yang baik, masyarakat bisa memperoleh pekerjaan yang layak, sehingga perekonomian desa ikut meningkat. Masa depan para pemuda di desa itu juga berpeluang menjadi lebih baik.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena remaja di kampung ini berada di usia produktif. Sosialisasi persiapan karir ini menambah wawasan bagi remaja yang ingin melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja,” ujar Nanda, peserta sosialisasi.













