Kamis, Agustus 6, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Berita

CUAN-CUAN PIALA DUNIA

Putri S by Putri S
Juni 17, 2026
in Berita, Ekonomi
CUAN-CUAN PIALA DUNIA
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh : Asyil Aripatriansah

Rasanya hampir tidak ada bidang kehidupan yang tidak berkaitan dengan ekonomi. Mungkin karena ekonomi adalah hal yang sangat mendasar. Kebutuhan primer, sekunder, dan tersier manusia dipengaruhi oleh bidang ini. “Ada uang, ada barang” kata seorang kawan, sehingga terjadilah transaksi ekonomi di pasar (tempat jual beli).

Related posts

Firli Yuda Pratama Raih Juara 1 Karate, Bukti Komitmen SMKN 9 Bandar Lampung Cetak Siswa Berprestasi

Firli Yuda Pratama Raih Juara 1 Karate, Bukti Komitmen SMKN 9 Bandar Lampung Cetak Siswa Berprestasi

Agustus 4, 2026
Championship Elang Muda SDIT Baitul Jannah, Dari 124 Piala Menuju Mimpi 500 Juara

Championship Elang Muda SDIT Baitul Jannah, Dari 124 Piala Menuju Mimpi 500 Juara

Agustus 4, 2026

Lalu apa hubungannya ekonomi dengan olahraga, khususnya piala dunia? Olahraga adalah salah satu lahan bisnis yang menjanjikan dan berkelanjutan. Segala hal yang berkenaan dengan olahraga membutuhkan uang.

Piala Dunia sebagai ajang turnamen sepakbola empat tahunan, menghadirkan manusia dari berbagai penjuru dunia untuk datang langsung ke negara penyelenggara. Tujuannya hanya sekadar untuk menyaksikan langsung pertandingan demi pertandingan, memberikan dukungan moral kepada tim nasional (timnas).

Dukungan sangatlah dibutuhkan untuk menjaga semangat timnas bertanding (apalagi kalau sampai kalah). Berapa harga yang harus dibayar untuk menonton pertandingan? Untuk pendukung timnas diberikan harga khusus sebesar 60 Dolar Amerika Serikat untuk setiap pertandingan (dari babak grup sampai final). Harga umum untuk penonton bervariasi, tergantung dari stadion, pertandingan yang akan digelar, hingga posisi tempat duduk. Mulai dari seratusan sampai ribuan dolar amerika, kalau kata pihak penjual, “ada harga, ada rupa”.

Dukungan langsung di tempat pertandingan membutuhkan moda transportasi yang dengan cepat mengantarkan dari satu negara ke negara lainnya. Transportasi udara antar negara menjadi pilihan utama. Bayangkan, berapa maskapai yang terlibat dalam pengantaran pendukung timnas? Naik pesawat tentunya membutuhkan tiket (dengan beragam kelas) yang harganya tidak murah. Beda maskapai, beda harga, sesuai dengan negara asal dan negara tujuan. Butuh uang belasan sampai puluhan juta rupiah (dalam kurs negara kita saat ini).

Selain transportasi antar negara, para pendukung juga membutuhkan transportasi darat berupa bus, taksi, dan kereta untuk perpindahan dalam maupun antar kota. Tempat-tempat yang dituju bukan hanya stadion, namun juga hotel, restoran/kafe, tempat wisata, pelabuhan (darat, laut, udara) dan berbagai tempat menarik lainnya yang biasanya dipromosikan oleh pemerintah kota setempat. Biaya transportasi lokal maupun antar kota per harinya juga patut diperhitungkan, puluhan dolar amerika.

Penginapan juga tak kalah penting, sebagai tempat istirahat para pemain, pelatih, dan tim manajemen serta pendukung dari berbagai negara. Penginapan di negara tuan rumah sangat beragam, dilihat dari jenis, ukuran ruangan, fasilitas, dan lokasi, yang membuat harganya berbeda-beda. Harga yang ditawarkan ada yang sangat murah hingga yang harganya selangit. Mulai dari puluhan sampai ratusan dolar amerika per malamnya. Satu hal yang perlu diingat, harga penginapan dan tiket pesawat mengikuti hukum permintaan dan penawaran (supply and demand). Artinya, fluktuasi harga sangat mungkin terjadi.

Kebutuhan utama manusia yakni makan dan minum, sehingga untuk menanggulangi kelaparan datanglah ke tempat usaha yang memproduksinya. Sama seperti penginapan, faktor-faktor yang tertera di atas juga memengaruhi harganya. Produknya pun beragam, jenis makanan dari seluruh dunia tersedia, bahkan untuk pendukung dari negara mayoritas muslim, makanan dan minuman halal sudah banyak dan tersebar di berbagai kota. Sama seperti transportasi lokal, untuk pemadam kelaparan, dibutuhkan uang puluhan dolar amerika per harinya.

Kebutuhan utama para pendukung olahraga sepakbola seperti pangan, transportasi, dan penginapan bahkan pariwisata merupakan bisnis yang menjanjikan dan berkelanjutan. Pokoknya cuan alias keuntungan bagi pengusaha. Pemerintah kota setempat pun terkena dampak positif, pendapatan kota pun bertambah dari pajak yang dipungut untuk setiap transaksi.

Bayangkan berapa nilai perputaran uang yang didapat dari seluruh transaksi (offline maupun online). Sebelum berangkat, pengurusan paspor dan visa Amerika pun membutuhkan uang. Perjalanan juga membutuhkan asuransi internasional supaya memberikan rasa aman dan nyaman. Beralih sejenak ke dalam negeri, ada tulisan dengan huruf kapital di salah satu museum di Malang, Jawa Timur, “Alat Transportasi yang Utama adalah Uang”.

Selain itu, para UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) atau yang dalam Bahasa Inggris disebut sebagai MSME’s (Micro, Small, and Medium Enterprises) pun kebanjiran pundi-pundi berupa hasil penjualan cinderamata, pakaian olahraga, ragam kuliner di pinggir jalan dan lainnya. Akhirnya kesejahteraan para pengusaha dari mikro sampai besar meningkat. Sehingga, perhelatan piala dunia memberikan dampak yang sangat besar terhadap perekonomian suatu negara.

Apakah setiap penyelenggaraan piala dunia ataupun turnamen olahraga lainnya memberikan dampak positif? Jawabannya tergantung dari negara penyelenggara, kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan politik, sistem keamanan terhadap pendatang dan lainnya, akan berdampak terhadap pendapatan tuan rumah. Bagaimana pendukung negara lain mau membelanjakan uangnya, kenyamanan saja tidak diperoleh, seperti yang terjadi pada penyelenggaraan piala dunia kali ini.

Tags: cuanekonomiPiala dunia 2026
Previous Post

DPP Apklindo Lampung Tasyakuran atas Milad Apklindo Ke-41 dan Jalin Sinergi dengan MCMI Wilayah Lampung

Next Post

Tri Sujarwo Latih Mahasiswa UGM Mendongeng untuk KKN Gorontalo

Next Post
Tri Sujarwo Latih Mahasiswa UGM Mendongeng untuk KKN Gorontalo

Tri Sujarwo Latih Mahasiswa UGM Mendongeng untuk KKN Gorontalo

Polinela Gelar Sosialisasi K3 Kelistrikan di SMKN 9 Bandar Lampung

Polinela Gelar Sosialisasi K3 Kelistrikan di SMKN 9 Bandar Lampung

Pegadaian dan OJK Ajak Mahasiswa Unila Bangun Kemandirian Finansial Sejak Muda

Pegadaian dan OJK Ajak Mahasiswa Unila Bangun Kemandirian Finansial Sejak Muda

Perbandingan menabung uang dan emas. Emas dikenal mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang, sementara uang tunai menawarkan kemudahan akses untuk kebutuhan sehari-hari.

Nabung Emas vs Nabung Uang, Mana yang Lebih Untung?

RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

RECOMMENDED NEWS

Peran Strategis Arsitek Lanskap: Menyatukan Manusia dan Alam untuk Kota Berkelanjutan dan Berkemanusiaan

Peran Strategis Arsitek Lanskap: Menyatukan Manusia dan Alam untuk Kota Berkelanjutan dan Berkemanusiaan

4 minggu ago
Universitas Saburai Tindak Lanjuti MoU dengan ITB Mesuji

Universitas Saburai Tindak Lanjuti MoU dengan ITB Mesuji

8 bulan ago
1 Wabup Pesibar Hadiri Anjau Silau

Wabup Pesibar Hadiri Anjau Silau Keluarga Kartadilaga dan Resmikan Masjid At-Tanwir

1 tahun ago
Bangkitkan Jiwa Kritis Mahasiswa untuk Lampung

Bangkitkan Jiwa Kritis Mahasiswa untuk Lampung

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala National Exam olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    465 shares
    Share 186 Tweet 116
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    424 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    414 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Firli Yuda Pratama Raih Juara 1 Karate, Bukti Komitmen SMKN 9 Bandar Lampung Cetak Siswa Berprestasi
  • Championship Elang Muda SDIT Baitul Jannah, Dari 124 Piala Menuju Mimpi 500 Juara
  • Pelindo Regional 2 Panjang Berikan 40 Beasiswa untuk Anak Pekerja Berprestasi

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com