Panjang, 14 April 2026, Merapah.com — Kinerja operasional PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang menunjukkan tren menggembirakan pada kuartal I tahun 2026. Peningkatan ini terlihat dari pertumbuhan arus kapal, barang non peti kemas, hingga peti kemas dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/YoY).
General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari optimalisasi operasional yang konsisten serta kolaborasi erat dengan para pemangku kepentingan.
Menurutnya, performa positif di awal tahun ini menjadi indikator kuat bahwa strategi yang dijalankan mampu menjaga stabilitas layanan di tengah tantangan sektor logistik.
Data operasional per Maret 2026 mencatat arus kapal mengalami kenaikan sebesar 8,24 persen. Jumlahnya meningkat dari 813 unit pada Maret 2025 menjadi 880 unit di periode yang sama tahun ini.
Tak hanya itu, arus barang non peti kemas juga ikut tumbuh. Tercatat volume mencapai 1.916.916 ton atau naik 2,5 persen dibandingkan Maret tahun lalu yang berada di angka 1.870.221 ton.
Sementara itu, arus peti kemas juga menunjukkan peningkatan sebesar 2,06 persen, dari 26.933 TEUs menjadi 27.487 TEUs.
Hardianto menambahkan, selain penguatan di sektor operasional, pihaknya juga mengintensifkan strategi pemasaran melalui sinergi bersama sejumlah anak perusahaan. Langkah ini dilakukan untuk memperluas pasar sekaligus mempererat hubungan dengan para pengguna jasa.
Beberapa entitas yang terlibat dalam kolaborasi tersebut antara lain PTP Cabang Panjang, IPC TPK Area Panjang, serta Multi Terminal Indonesia (MTI) Area Panjang.
Ia menegaskan, pendekatan langsung kepada pelanggan juga terus dilakukan guna menangkap peluang pasar baru dan meningkatkan kepercayaan terhadap layanan pelabuhan.
Di tengah dinamika global yang masih berpotensi memengaruhi sektor logistik, Pelindo Regional 2 Panjang tetap berkomitmen menjaga performa operasional. Pengawasan dan penyesuaian strategi akan terus dilakukan agar arus barang tetap berjalan lancar.
“Kami optimistis dapat mempertahankan kinerja ini dengan terus beradaptasi terhadap kondisi global serta menjaga kualitas layanan di Pelabuhan Panjang,” tutupnya.













