Selasa, Agustus 25, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Opini

Langkah Bank indonesia untuk Meredam Perubahan Cepat dan Menjaga Stabilitas Rupiah

Putri S by Putri S
Januari 25, 2026
in Opini
Bank Indonesia
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh : Erson Agustinus (Praktisi Ekonomi)

Di perdagangan pasar harian (Intraday), per tanggal 20 Januari lalu, rupiah mencatatkan rekor titik terendah, sebesar Rp16.985 per dolar AS. Selanjutnya, pada Kamis 22 Januari 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar sempat “naik” beberapa poin ke Rp16.936 per dolar AS.

Kebijakan Pemerintah Menuju Ekonomi Positif

Pemerintah sejak Q3-2025 telah melakukan upaya memacu pertumbuhan ekonomi melalui kombinasi kebijakan fiskal (stimulus, bansos), struktural (hilirisasi, deregulasi, infrastruktur), dan pengembangan SDM.

Related posts

Kebutuhan Dasar dalam Panggung Politik

Kebutuhan Dasar dalam Panggung Politik

Juli 12, 2026
Piala Dunia 2026 menjadi panggung yang menyatukan perhatian dunia.

Gagap Gempita Piala Dunia

Juni 13, 2026

Fokus utamanya mencakup akselerasi hilirisasi industri, transformasi digital, pengembangan UMKM, serta penguatan konsumsi domestik untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi tujuannya menguatkan fundamental ekonomi domestik, sehingga diharapkan di tahun 2026 ini mencapai target pertumbuhan 5,4% bahkan bisa meningkat pada level 6%.

Saat pergantian rezim hingga Q2-2025, ekonomi kita terpuruk di angka 4,2% terjadi pada akibat dari pengetatan uang (Tight Money Polcy) menyebabkan sektor riil tidak bergerak, peredaran uang M0 sampai hampir mendekati 0%.

Rupiah Terpuruk

Dimulai sejak awal Januari 2026 rupiah sudah mengalami keterpurukan nilai yang disebabkan oleh tekanan ekonomi global/geopolitik dan peningkatan arus kebutuhan modal keluar (Capital Outflow).

 

BACA JUGA: Mencoba Analisa Faktor-Faktor Rupiah Melemah di Saat Arus Deras Capital Inflow Masuk

 

Sampai pada pertengahan Januari muncul issue pergantian Deputi Gubernur BI kepada mantan wakil menteri keuangan “Thomas Djiwandono”, yang memicu sentimen negatif pasar, yang menyatakan meragukan independensi Bank Indonesia ketika beliau terpilih. Akibatnya, banyak investor yang menarik modalnya di pasar.

Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Kemenkeu – BI – OJK- LPS menggelar rapat di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/01). Rapat membahas perkembangan ekonomi dalam negeri, seperti stabilitas rupiah dan sinergi dan sinkronisasi kebijakan antar lembaga.

Secara umum semua dibahas, tidak ada isu spesifik, lebih menyeluruh di masing-masing dari fiskal, moneter, lalu kemudian sektor keuangan.

 

BACA JUGA: Tren Aksi Borong Emas..!! Emas Bukan Instrumen Investasi Jangka Pendek

 

Pembahasan utamanya pada stabilitas nilai tukar rupiah yang belakangan bergerak melemah di awal tahun ini.

Bank Indonesia telah mengambil sejumlah langkah yang positif untuk memperkuat posisi rupiah terhadap valuta asing.

Intervensi BI di Pasar Off Shore NDF, Pasar Spot DNDF, Pasar Sekunder SBN dan Penurunan SRBI

Perry Warjiyo (Gubernur BI) dalam keterangan pers mengatakan bahwa melemahnya nilai tukar rupiah disebabkan oleh banyaknya aliran keluar modal asing akibat ketidakpastian pasar keuangan global.

Selain itu, Perry mengungkapkan, kenaikan permintaan valas oleh perbankan korporasi domestik sejalan dengan kegiatan ekonomi turut mempengaruhi kinerja rupiah.

Guna meredam volatalitas dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, maka BI melakukan langkah intervensi pasar di pasar Off Shor NDF (Non-Deliverable Forward), juga di pasar spot Domestik-NDF, serta melakukan intervensi pula di pasar sekunder Surat Berharga Negara (SBN) dan penurunan posisi instrumen moneter Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Intervensi valuta asing dilakukan oleh otoritas moneter dalam hal ini BI, untuk memengaruhi nilai tukar mata uang asing dengan membeli dan menjual mata uang di pasar valuta asing.

Intervensi valuta asing bertujuan untuk mengendalikan fluktuasi nilai tukar mata uang asing yang berlebihan dan menstabilkannya.

Tags: bank indonesiaekonomierson agustinusfiskalmoneterOpinipraktisi ekonomi
Previous Post

Jangan Tumbang Saat Pancaroba, Ini Kiat Jaga Tubuh Tetap Fit

Next Post

Benelli Lampung Resmi Launching Showroom Baru di Jalan Teuku Umar

Next Post
Benelli Lampung Resmi Launching Showroom Baru di Jalan Teuku Umar

Benelli Lampung Resmi Launching Showroom Baru di Jalan Teuku Umar

bank indonesia

Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI, Pembelajaran dan Pemaknaan Public Issue

cuaca lampung hari ini

Cuaca Lampung Hari Ini, Waspada Hujan Sejak Siang!

Universitas Malahayati Fest

Universitas Malahayati Umumkan Juara Malahayati Year Festival 2026

OJK dan Disdikbud Lampung

Tak Disangka, Siswa SMA di Lampung Sulap Sampah Jadi Cuan

RECOMMENDED NEWS

Hujan lebat

Hujan Lebat Bakal Guyur Lampung

2 tahun ago
Hujan deras yang mengguyur Desa Maja memicu tanah longsor yang merusak bagian belakang rumah warga di Dusun 2. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Destana dan Warga Sigap Tangani Longsor di Desa Maja

3 bulan ago
BMKG memprakirakan cuaca Lampung didominasi cerah berawan pada 1 Juni 2026, namun sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan hingga petir pada siang dan sore hari.

Cuaca Lampung Hari Ini: Siang hingga Sore Berpotensi Diguyur Hujan

3 bulan ago
AHM Best Student 2025

AHM Best Student 2025 Resmi Dibuka, Saatnya Gen Z Unjuk Inovasi Sosial

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    425 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    414 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Muharram Fest 2026, LAZ Darul Fattah Peduli Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Belajar dan Berbagi
  • Rakernas I APTISI di Lampung Jadi Momentum Kebangkitan Perguruan Tinggi Swasta
  • 500 Peserta dari 33 Provinsi Hadiri Rakernas I APTISI di Lampung

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com