Senin, Juni 15, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Opini

Langkah Bank indonesia untuk Meredam Perubahan Cepat dan Menjaga Stabilitas Rupiah

Putri S by Putri S
Januari 25, 2026
in Opini
Bank Indonesia
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh : Erson Agustinus (Praktisi Ekonomi)

Di perdagangan pasar harian (Intraday), per tanggal 20 Januari lalu, rupiah mencatatkan rekor titik terendah, sebesar Rp16.985 per dolar AS. Selanjutnya, pada Kamis 22 Januari 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar sempat “naik” beberapa poin ke Rp16.936 per dolar AS.

Kebijakan Pemerintah Menuju Ekonomi Positif

Pemerintah sejak Q3-2025 telah melakukan upaya memacu pertumbuhan ekonomi melalui kombinasi kebijakan fiskal (stimulus, bansos), struktural (hilirisasi, deregulasi, infrastruktur), dan pengembangan SDM.

Related posts

Piala Dunia 2026 menjadi panggung yang menyatukan perhatian dunia.

Gagap Gempita Piala Dunia

Juni 13, 2026
Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Lampung Harus Berbasis Keberlanjutan

Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Lampung Harus Berbasis Keberlanjutan

Mei 18, 2026

Fokus utamanya mencakup akselerasi hilirisasi industri, transformasi digital, pengembangan UMKM, serta penguatan konsumsi domestik untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi tujuannya menguatkan fundamental ekonomi domestik, sehingga diharapkan di tahun 2026 ini mencapai target pertumbuhan 5,4% bahkan bisa meningkat pada level 6%.

Saat pergantian rezim hingga Q2-2025, ekonomi kita terpuruk di angka 4,2% terjadi pada akibat dari pengetatan uang (Tight Money Polcy) menyebabkan sektor riil tidak bergerak, peredaran uang M0 sampai hampir mendekati 0%.

Rupiah Terpuruk

Dimulai sejak awal Januari 2026 rupiah sudah mengalami keterpurukan nilai yang disebabkan oleh tekanan ekonomi global/geopolitik dan peningkatan arus kebutuhan modal keluar (Capital Outflow).

 

BACA JUGA: Mencoba Analisa Faktor-Faktor Rupiah Melemah di Saat Arus Deras Capital Inflow Masuk

 

Sampai pada pertengahan Januari muncul issue pergantian Deputi Gubernur BI kepada mantan wakil menteri keuangan “Thomas Djiwandono”, yang memicu sentimen negatif pasar, yang menyatakan meragukan independensi Bank Indonesia ketika beliau terpilih. Akibatnya, banyak investor yang menarik modalnya di pasar.

Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Kemenkeu – BI – OJK- LPS menggelar rapat di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/01). Rapat membahas perkembangan ekonomi dalam negeri, seperti stabilitas rupiah dan sinergi dan sinkronisasi kebijakan antar lembaga.

Secara umum semua dibahas, tidak ada isu spesifik, lebih menyeluruh di masing-masing dari fiskal, moneter, lalu kemudian sektor keuangan.

 

BACA JUGA: Tren Aksi Borong Emas..!! Emas Bukan Instrumen Investasi Jangka Pendek

 

Pembahasan utamanya pada stabilitas nilai tukar rupiah yang belakangan bergerak melemah di awal tahun ini.

Bank Indonesia telah mengambil sejumlah langkah yang positif untuk memperkuat posisi rupiah terhadap valuta asing.

Intervensi BI di Pasar Off Shore NDF, Pasar Spot DNDF, Pasar Sekunder SBN dan Penurunan SRBI

Perry Warjiyo (Gubernur BI) dalam keterangan pers mengatakan bahwa melemahnya nilai tukar rupiah disebabkan oleh banyaknya aliran keluar modal asing akibat ketidakpastian pasar keuangan global.

Selain itu, Perry mengungkapkan, kenaikan permintaan valas oleh perbankan korporasi domestik sejalan dengan kegiatan ekonomi turut mempengaruhi kinerja rupiah.

Guna meredam volatalitas dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, maka BI melakukan langkah intervensi pasar di pasar Off Shor NDF (Non-Deliverable Forward), juga di pasar spot Domestik-NDF, serta melakukan intervensi pula di pasar sekunder Surat Berharga Negara (SBN) dan penurunan posisi instrumen moneter Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Intervensi valuta asing dilakukan oleh otoritas moneter dalam hal ini BI, untuk memengaruhi nilai tukar mata uang asing dengan membeli dan menjual mata uang di pasar valuta asing.

Intervensi valuta asing bertujuan untuk mengendalikan fluktuasi nilai tukar mata uang asing yang berlebihan dan menstabilkannya.

Tags: bank indonesiaekonomierson agustinusfiskalmoneterOpinipraktisi ekonomi
Previous Post

Jangan Tumbang Saat Pancaroba, Ini Kiat Jaga Tubuh Tetap Fit

Next Post

Benelli Lampung Resmi Launching Showroom Baru di Jalan Teuku Umar

Next Post
Benelli Lampung Resmi Launching Showroom Baru di Jalan Teuku Umar

Benelli Lampung Resmi Launching Showroom Baru di Jalan Teuku Umar

bank indonesia

Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI, Pembelajaran dan Pemaknaan Public Issue

cuaca lampung hari ini

Cuaca Lampung Hari Ini, Waspada Hujan Sejak Siang!

Universitas Malahayati Fest

Universitas Malahayati Umumkan Juara Malahayati Year Festival 2026

OJK dan Disdikbud Lampung

Tak Disangka, Siswa SMA di Lampung Sulap Sampah Jadi Cuan

RECOMMENDED NEWS

IPC TPK Panjang Tingkatkan Efisiensi Logistik Sumsel Lewat Pengembangan Layanan Terminal

IPC TPK Panjang Tingkatkan Efisiensi Logistik Sumsel Lewat Pengembangan Layanan Terminal

8 bulan ago
GEN Z MELEK POLITIK

Gen Z Wajib Melek Politik, Ini Alasannya!

1 tahun ago
Cerpen: Dinginnya Lantai dan Penghargaan yang Terlupakan

Cerpen: Dinginnya Lantai dan Penghargaan yang Terlupakan

1 tahun ago
Tips penuhi kebutuhan cairan saat ramadan

Puasa Tanpa Dehidrasi, Ini Triknya!

4 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Chopper Bike Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Market Stories Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Dapur Tua di Ujung Ponorogo
  • Gagap Gempita Piala Dunia
  • Harga Emas Hari Ini 13 Juni 2026: Ini Daftarnya

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com