BANDAR LAMPUNG, Mmerapah.com – Perkembangan industri kecantikan mulai merambah lebih luas ke Lampung. Hal itu terlihat dari bertambahnya pelaku usaha yang menghadirkan layanan perawatan kulit di Bandar Lampung.
Salah satunya ditandai dengan dibukanya MS Glow Aesthetic di Jalan Arif Rahman Hakim, Way Halim, Bandar Lampung, Selasa (11/8/2026).
Kehadiran klinik tersebut menjadi bagian dari ekspansi jaringan MS Glow Aesthetic sekaligus menandai cabang ke-10 dalam perjalanan bisnisnya.
Pembukaan berlangsung dengan mengusung tema Elegant Emerald. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Founder MS Glow Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari, Brand Ambassador MS Glow Ria Ricis, serta Owner MS Glow Aesthetic Lampung dr. Ayu Lestari.
Perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Prosesi pembukaan diawali dengan Tari Sigekh Penguten, kemudian dilanjutkan pemotongan kue dan pengguntingan pita.
Kebutuhan Perawatan Kulit Berubah
Founder MS Glow Shandy Purnamasari mengatakan ekspansi ke Lampung menjadi bagian dari perjalanan MS Glow Aesthetic yang memasuki usia satu dekade.
Menurut dia, perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap perawatan kulit turut mendorong hadirnya layanan kecantikan di berbagai daerah.
“Kami menggunakan alat-alat original dengan teknologi terbaru dan kualitas terbaik. Harganya tetap terjangkau sehingga masyarakat bisa mendapatkan perawatan yang aman dan berkualitas,” ujarnya.
Di Lampung, layanan yang tersedia mencakup sejumlah jenis perawatan kulit, seperti facial, mesotherapy, laser, skin booster dan peeling.
Salah satu teknologi yang digunakan yakni Alma Pro. Kehadiran teknologi tersebut menjadi bagian dari perubahan layanan klinik kecantikan yang semakin mengandalkan perangkat berbasis teknologi.
Perubahan tersebut juga terlihat dari semakin beragamnya pilihan perawatan yang ditawarkan kepada konsumen, mulai dari perawatan dasar hingga tindakan yang membutuhkan penanganan tenaga medis.
Tren Perawatan dengan Waktu Pemulihan Singkat
Perubahan kebutuhan konsumen juga menjadi salah satu topik yang dibahas dalam talkshow Glasskin Revolution: with LHA Peel yang menghadirkan Ria Ricis.
Ria mengatakan masyarakat dengan aktivitas padat cenderung mempertimbangkan waktu pemulihan ketika memilih jenis perawatan.
“Yang paling wajib dicoba itu LHA Peel. Banyak perempuan suka yang sat-set, enggak suka yang ada downtime,” kata Ria Ricis.
Owner MS Glow Aesthetic Lampung dr. Ayu Lestari mengatakan karakteristik masyarakat dan kondisi lingkungan Lampung menjadi salah satu pertimbangan dalam menghadirkan pilihan perawatan.
Menurutnya, kondisi cuaca yang cenderung panas membuat kebutuhan masyarakat terhadap perawatan kulit menjadi salah satu hal yang diperhatikan.
“LHA Peel ini salah satu treatment yang kami perkenalkan karena menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Lampung,” ujarnya.
Lampung Jadi Pasar yang Diperhitungkan
Founder MS Glow Gilang Widya Pramana mengatakan Lampung dipilih sebagai salah satu wilayah ekspansi karena melihat potensi pasar yang ada.
Ia menyebut jumlah pengguna produk MS Glow di Lampung menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan layanan berbasis klinik.
“Pengguna skincare MS Glow di Lampung cukup besar. Harapannya, masyarakat yang membutuhkan perawatan lebih spesifik bisa langsung datang ke klinik dan mendapatkan layanan yang sesuai,” kata Gilang.
Kehadiran klinik tersebut sekaligus menunjukkan semakin beragamnya pilihan layanan kecantikan di Bandar Lampung.
Bagi industri kecantikan, pertumbuhan pasar tidak lagi hanya bertumpu pada penjualan produk perawatan kulit, tetapi mulai bergerak menuju layanan yang menggabungkan produk, konsultasi dan perawatan secara langsung.
Di sisi lain, perkembangan tersebut membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan jenis perawatan sesuai kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing.
MS Glow Aesthetic Lampung akan melayani masyarakat bersama tim dokter yang terdiri atas dr. Ayu Lestari, dr. Dela dan dr. Ulfa.
Pembukaan klinik tersebut juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan, seperti talkshow dan hiburan.
Ekspansi tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana industri kecantikan terus mencari ruang pertumbuhan di daerah, termasuk Lampung yang memiliki pasar konsumen dengan kebutuhan perawatan kulit yang semakin beragam.







