Rabu, Agustus 26, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Kesehatan

Risiko Wasir dari Main Ponsel di Toilet Naik, Studi Harvard Buka Data Baru

Putri S by Putri S
September 7, 2025
in Internasional, Kesehatan
bermain ponsel di toilet
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Risiko wasir dari main ponsel di toilet kini menjadi perhatian dunia medis internasional. Wasir adalah pembengkakan pembuluh darah pada anus dan rektum bagian bawah. Kondisi ini memicu nyeri, gatal, bahkan pendarahan saat buang air besar.

Faktor penyebabnya meliputi konstipasi, kehamilan, pola makan kurang serat, dan duduk berlama-lama. Kini, kebiasaan modern seperti main ponsel di toilet juga ikut disebut berisiko.

Related posts

Kasus Kanker Paru Kini Banyak Menyerang Usia Produktif, PDPI Tekankan Pentingnya Edukasi dan Pencegahan

Kasus Kanker Paru Kini Banyak Menyerang Usia Produktif, PDPI Tekankan Pentingnya Edukasi dan Pencegahan

Juli 19, 2026
TB Masih Jadi Penyakit Mematikan, PDPI Minta Tenaga Kesehatan Terus Perbarui Ilmu Penanganan

TB Masih Jadi Penyakit Mematikan, PDPI Minta Tenaga Kesehatan Terus Perbarui Ilmu Penanganan

Juli 19, 2026

BACA JUGA: WhatsApp Siapkan Fitur Close Friends, Privasi Status Kini Lebih Terjaga

Studi Harvard Ungkap Risiko

Studi terbaru Harvard melalui Beth Israel Deaconess Medical Center menyoroti wasir dari main ponsel. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal PLOS One pada September 2025.

Sebanyak 125 pasien kolonoskopi menjadi partisipan dalam penelitian tersebut. Hasil riset menemukan, pengguna ponsel di toilet 46 persen lebih rentan mengalami wasir.

Data menunjukkan perbedaan jelas terkait durasi duduk saat buang air besar.

Durasi Duduk Jadi Pemicu

Sekitar 37,3 persen pengguna ponsel duduk lebih dari lima menit di toilet. Sebaliknya, hanya 7,1 persen non-pengguna ponsel yang duduk selama itu.

Durasi duduk berlebihan memicu tekanan besar pada pembuluh darah area anus. Tekanan inilah yang memperbesar risiko timbulnya wasir dari main ponsel.

Para peneliti menekankan bahwa masalah utamanya bukan ponsel, melainkan waktu duduk berlebihan.

BACA JUGA: Apa Itu Burden Sharing BI? Skema di Balik Stabilitas Ekonomi yang Perlu Kamu Tahu

Imbauan Ahli Medis

American Society of Colon and Rectal Surgeons menegaskan risiko wasir dari kebiasaan berlama-lama. Mereka merekomendasikan buang air besar hanya berlangsung maksimal dua menit saja.

Cleveland Clinic menyarankan aturan TONE untuk mencegah wasir dari main ponsel. TONE berarti Three minutes only, Once daily, No straining, Enough fiber intake.

Pedoman tersebut penting karena menjaga kesehatan saluran pencernaan masyarakat modern.

Penjelasan Peneliti

Peneliti menegaskan bahwa temuan ini bersifat korelasi, bukan sebab langsung. Artinya, ponsel bukan penyebab utama, tetapi distraksi ponsel memanjangkan waktu duduk.

Gangguan fokus membuat orang lupa segera menyelesaikan buang air besar. Kebiasaan inilah yang akhirnya meningkatkan risiko wasir dari main ponsel. Peneliti menekankan pentingnya kesadaran publik untuk mengubah perilaku sehari-hari.

Langkah Pencegahan Praktis

Dokter merekomendasikan masyarakat menghindari membawa ponsel saat ke toilet. Selain itu, asupan serat harus terpenuhi sebanyak 25 hingga 35 gram per hari.

Air putih juga harus dikonsumsi cukup agar sistem pencernaan bekerja optimal. Olahraga rutin membantu memperlancar metabolisme dan mencegah konstipasi berulang. Kebiasaan sehat ini efektif menekan risiko wasir dari main ponsel.

BACA JUGA: Bedanya Investasi dan Menabung? Ini Penjelasan Lengkapnya

Mengubah Kebiasan

Wasir dari main ponsel bukan sekadar isu, tetapi hasil riset medis internasional. Durasi duduk berlebihan menjadi faktor utama pemicu meningkatnya kasus wasir.

Masyarakat perlu lebih disiplin menjaga pola hidup sehat setiap hari. Meninggalkan ponsel di luar toilet menjadi langkah sederhana mencegah wasir.

Dengan begitu, kesehatan pencernaan tetap terjaga dan risiko penyakit bisa ditekan.

Tags: beritaharvardkesehatanLifestylestuditips dan trikTips Kesehatan
Previous Post

Apa Itu Burden Sharing BI? Skema di Balik Stabilitas Ekonomi yang Perlu Kamu Tahu

Next Post

Harga Emas Antam Menguat Rp. 82.000, Investor Diminta Cermati Tren Global

Next Post
Harga Emas Antam

Harga Emas Antam Menguat Rp. 82.000, Investor Diminta Cermati Tren Global

Be One Ride With Gubernur

Be One Ride With Gubernur: 300 Bikers Lampung Ramaikan City Rolling & Gathering

Sungai Burung, Tulang Bawang

Poklahsar Sungai Burung Angkat Produk Olahan Laut di Acara Ruwat Laut Desa

presiden lantik menteri baru

Presiden Lantik Menteri Baru, Sri Mulyani Digantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Latisha Buah

Latisha Buah Hadir di Bandar Lampung, Sediakan Buah Lokal dan Impor Harga Terjangkau

RECOMMENDED NEWS

SPPG Latih 2.000 Penjamah Makanan Guna Dukung Konsumsi Sehat.

SPPG Latih 2.000 Penjamah Makanan Guna Dukung Konsumsi Sehat

1 tahun ago
Makanan yang Perlu Dihindari Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Puasa Lancar Tanpa Lemas, Hindari Makanan Ini

6 bulan ago
arte hotel bandar lampung

Arte Hotel Bandar Lampung Bersihkan Masjid Jelang Ramadan

1 tahun ago
rotasi bumi

Hari di Bumi Bisa Menjadi 25 Jam? Ini Penjelasan Ilmiahnya

8 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    425 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    414 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Muharram Fest 2026, LAZ Darul Fattah Peduli Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Belajar dan Berbagi
  • Rakernas I APTISI di Lampung Jadi Momentum Kebangkitan Perguruan Tinggi Swasta
  • 500 Peserta dari 33 Provinsi Hadiri Rakernas I APTISI di Lampung

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com