Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home

Save Raja Ampat: Suara Penolakan Tambang Menggema di Media Sosial

Putri S by Putri S
Desember 27, 2025
in Uncategorized
Raja Ampat

#SaveRajaAmpat bentuk suara penolakan adanya galian tambang yang merusak ekosistem.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Tagar save Raja Ampat kini menggema di media sosial, terutama Instagram dan X. Warganet membagikan foto laut, terumbu karang, hingga penyu yang berenang bebas di sana. Namun, keindahan itu terancam oleh ekspansi tambang dan pencemaran yang terus meningkat. Tagar save Raja Ampat menjadi simbol perjuangan menyelamatkan ekosistem dan budaya lokal.

Tambang Nikel Ancam Keanekaragaman Hayati

tambang nikel di Raja Ampat
Keberadaan tambang nikel yang mengancam kerusakan pada keanekaragaman hayati.

Pemerintah tengah mendorong hilirisasi nikel untuk mendukung industri kendaraan listrik nasional. Namun, wilayah Raja Ampat kini masuk radar proyek pertambangan nikel tersebut. Greenpeace Indonesia mencatat aktivitas tambang di Pulau Gag, Kawe, dan Manuran.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

BACA JUGA: Presiden Baru Korea Selatan Lee Jae-myung Menang Pemilu dan Ajak Korea Utara Berdamai

Tambang ini mengancam hutan, merusak laut, dan mengganggu habitat hewan endemik. Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) menyebut ada 14 konsesi tambang di Papua Barat Daya. Kondisi ini menjadi ancaman besar terhadap keberlangsungan ekosistem Raja Ampat.

Pemerintah Berjanji Evaluasi Tambang

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menanggapi protes masyarakat dan janji lakukan evaluasi izin tambang.

“Supaya tidak terjadi kebingungan, kami melalui Ditjen Minerba telah memutuskan untuk menghentikan sementara operasi PT Gag, yang saat ini memegang Kontrak Karya, hingga proses verifikasi lapangan selesai,”ujar Bahlil.

Sementara itu, DPR RI juga menolak eksplorasi tambang di wilayah konservasi Raja Ampat. Anggota Komisi VII DPR RI menyebut kawasan ini bagian dari warisan dunia yang penting. Undang-Undang Pesisir tidak memperbolehkan eksplorasi tambang di pulau-pulau kecil tersebut.

BACA JUGA: Penyandang Disabilitas Lampung Raih Rekor Muri dalam Jalan Sehat dan Senam Bersama

Pariwisata Tidak Terkendali Picu Masalah Baru

Pariwisata tak ramah lingkungan juga memberi tekanan berat pada kawasan Raja Ampat. Dinas Pariwisata mencatat lebih dari 30.000 wisatawan berkunjung selama tahun 2023. Namun, kapal wisata masih menjatuhkan jangkar sembarangan dan mencederai karang.

Banyak penginapan belum memiliki sistem pengolahan limbah yang memadai hingga hari ini. Hal ini membuat ekosistem laut semakin tertekan dan rentan terhadap kerusakan permanen.

Sampah Laut Mengancam Biota

Sampah di raja ampat
Sampah dalam jumlah kecil maupun besar akan mengancam biota laut jika tidak ditangani dengan tepat.

LIPI mencatat sekitar 1,7 ton sampah plastik masuk perairan Raja Ampat setiap bulannya. Sampah ini terbawa arus dari kota besar seperti Sorong dan sekitarnya. Penyu, ikan, dan burung laut sering tertukar antara makanan dan plastik berbahaya itu.

Komunitas Lokal Melawan Kerusakan

Masyarakat lokal menjalankan konservasi berbasis komunitas untuk menyelamatkan lingkungan. Proyek restorasi karang di Meoswara berhasil menumbuhkan karang seluas 500 meter persegi. Upaya ini menunjukkan harapan masih ada untuk save Raja Ampat secara kolektif.

BACA JUGA: Indonesia Menang atas China 1-0, Penalti Ole Romeny Antar Garuda ke Peringkat Tiga

Save Raja Ampat Bukan Sekadar Tagar

#SaveRajaAmpat
Tagar populer #RajaAmpat dan #SaveRajaAmpat penuhi jagat media sosial.

Gerakan save Raja Ampat adalah panggilan untuk menyelamatkan surga terakhir di bumi. Tanpa tindakan tegas, generasi mendatang hanya mengenal Raja Ampat lewat cerita dan foto.

Tags: #SaveRajaAmpatberitaberita indonesiapapuaraja ampattanah papua
Previous Post

Apa Itu Personal Branding dan Mengapa Penting di Era Digital?

Next Post

HMJ Sosiologi Unila Tebarkan Aksi Peduli di Panti Asuhan Hasbi Rabbi

Next Post
hmj sosiologi unila

HMJ Sosiologi Unila Tebarkan Aksi Peduli di Panti Asuhan Hasbi Rabbi

kegiatan generasi berkarakter lewat POSKRITER

Begini Cara Kreatif HMJ Sosiologi Bentuk Generasi Berkarakter Lewat POSKRITER

1. IKAM Lamtim Berkurban di Rejomulyo

IKAM Lamtim Berkurban di Rejomulyo, Semangat Gotong Royong Warnai Hari Raya

arya juara tapak suci

Bangga ! Arya Nur Rohim Mahasiswa Sosiologi Juara 3 Kejurnas Tapak Suci

langit mendung

Cuaca Lampung 08 Juni 2025: Waspadai Hujan di Sore dan Malam Hari

RECOMMENDED NEWS

Olahraga Paling Aman Cegah Serangan Jantung di Usia Muda

Olahraga Paling Aman Cegah Serangan Jantung di Usia Muda

1 tahun ago
Pecel Lontong Kembar Kuliner Rumahan Terlezat di Kemiling

Pecel Lontong Kembar Kuliner Rumahan Terlezat di Kemiling

1 tahun ago
Mafindo Lampung Ajak Para Pemuda Tingkatkan Literasi Digital

Mafindo Lampung Ajak Para Pemuda Tingkatkan Literasi Digital

2 tahun ago
Webinar IKM/UMKM Lampung Maju Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan AI untuk Pengembangan Bisnis

Webinar IKM/UMKM Lampung Maju Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan AI untuk Pengembangan Bisnis

3 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala National Exam olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Harga BBM Naik Lagi, Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter
  • Bocah di Vietnam Alami Retak Tulang Wajah Usai Jatuh dari Perosotan 
  • Harga Emas Antam Naik Lagi, Simak Rincian Terbarunya Hari Ini

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com