Berita  

Konsumsi Buah Kecubung, Efeknya Mabuk dan Sakit Jantung

Ada kabar menghebohkan masyarakat Indonesia baru-baru ini yaitu gara-gara konsumsi buah kecubung. Berdasarkan berita yang ada di media sosial dan portal berita mainstream puluhan warga Banjarmasin mengkonsumsi buah kecubung sehingga mabuk dan harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.

Akibatnya, dua orang meninggal dunia usai mengonsumsi buah kecubung.
Kasus ini masih ditangani oleh pihak kepolisian di Banjarmasin.

Informasi terbaru dari Kompas.com, korban akibat memakan buah kecubung di rumah sakit jiwa (RSJ) Sabang Lihum, Banjarmasin bertambah menjadi 44 orang.

Ternyata efek dari memakan buah kecubung cukup berbahaya. Kecubung yang bernama latin Datura Metel adalah tumbuhan yang memiliki bunga dan bagian dari anggota suku Solanaceae. Rata-rata kecubung tumbuh dan memiliki bunga putih atau berwarna ungu. sementara versi hibridanya memiliki bunga dengan berbagai warna.

Melansir dari rri.co.id kecubung merupakan tanaman semak yang berbentuk terompet dan buahnya berbentuk bulat dan memiliki duri-duri kecil. Buah kecubung menjadi berbahaya karena memiliki zat yang bernama skopolamin. Efek ketika mengonsumsi buah kecubung lebih berbahaya dari zat-zat adiktif seperti ekstasi, kokain, heroin, sabu, dan ganja.

Berdasarkan website Alodokter, berikut efek-efek yang akan terasa ketika memakan buah kecubung:

1. Halusinasi atau Mengalami Ilusi

Bagi yang menelan buah ini, sudah bisa dipastikan akan mengalami halusinasi atau ilusi. Sebab, buah kecubung memiliki kandungan alkaid propana dan punya efek antikolinergik dan bisa meracuni sistem saraf. Akibatnya, dapat mengakibatkan gejala halusinasi hingga kejang-kejang.

2. Adiktif (kecanduan)

Masyarakat yang belum telititrasi sering menggunakan buah kecubung menjadi pengganti zat adiktif atau psikotropika. Alasannya, karena buah kecubung dapat memberikan efek bahagia atau euforia. namun efek senang itu bisa memicu rasa candu pada pemakannya dan ingin mengulangi lagi rasa bahagia itu.

 

Baca Juga: Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawaz Meninggal Dunia

3. Konsumsi Buah Kecubung Bisa Linglung

Bahaya lain ketika memakan buah kecubung yakni akan mengalami linglung atau derilium. efeknya pemakan buah kecubung akan merasakan kesulitan untuk fokus terhadap sesuatu dan tidak bisa berpikir dengan jernih. pengidapnya akan merasa gelisah bahkan menghilangkan daya ingat dan susah untuk mengenali orang-orang yang ada di sekelilingnya.

4. Dehidrasi

Bagi yang memakan buah kecubung akan merasakan haus atau dehidrasi karena buah kecubung memiliki alkaloid propana yang dapat meracuni sistem saraf sehingga tubuh dapat dehidrasi atau mengalami kekurangan cairan yang berlebih. beberapa ciri-ciri orang yang mengalami dehidrasi akibat memakan buah kecubung yakni haus, kulit mengering, mata kering, hingga bibir mengering.

5. Detak jantung meningkat

Dampak berbahaya para pengonsumsi kecubung selanjutnya yaitu meningkatnya frekuensi detak jantung atau bahasa medisnya takikardia.

Denyut nadi yang kencang bisa mencapai 100 kali per menit. bahaya yang mengancam para pemakan buah kecubung yakni risiko mengalami serangan jantung, stroke hingga berujung pada kematian.

7. Demam dan Diare

Efek jangka pendek saat mengkonsumsi buah kecubung yakni demam, diare, sakit kepala, sakit perut, muntah-muntah, hingga gangguan pengelihatan.