Kamis, Juli 9, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Inspirasi

PODIUM Sosiologi Unila Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

Putri S by Putri S
Mei 22, 2026
in Inspirasi, Sosial
HMJ Sosiologi FISIP Universitas Lampung menggelar PODIUM untuk membahas relevansi jurusan dengan kebutuhan industri.

HMJ Sosiologi FISIP Universitas Lampung menggelar PODIUM untuk membahas relevansi jurusan dengan kebutuhan industri.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Lampung kembali menggelar PODIUM Sosiologi atau Pojok Diskusi Mahasiswa Sosiologi. Kegiatan berlangsung di Taman FISIP Unila pada 13 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Forum tersebut mengangkat tema “Antara Minat Akademik dan Kebutuhan Industri: Apakah Semua Jurusan Masih Dibutuhkan?”. Diskusi ini bertujuan membuka ruang dialog kritis terkait relevansi jurusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Related posts

CEO Malcon Inspirasi Mahasiswa Darmajaya, Ungkap Kunci Jadi Pemimpin Sukses

CEO Malcon Inspirasi Mahasiswa Darmajaya, Ungkap Kunci Jadi Pemimpin Sukses

Juni 27, 2026
Tri Sujarwo Latih Mahasiswa UGM Mendongeng untuk KKN Gorontalo

Tri Sujarwo Latih Mahasiswa UGM Mendongeng untuk KKN Gorontalo

Juni 17, 2026
Forum PODIUM Sosiologi Unila menyoroti pergeseran fungsi kampus, kualitas pendidikan, hingga pentingnya ilmu sosial dalam pembangunan.
Forum PODIUM Sosiologi Unila menyoroti pergeseran fungsi kampus, kualitas pendidikan, hingga pentingnya ilmu sosial dalam pembangunan.

Peserta diskusi menyoroti perubahan fungsi perguruan tinggi yang dinilai semakin mengarah pada kepentingan industri. Kampus yang sebelumnya menjadi ruang pengembangan ilmu dan pemikiran kritis kini dianggap lebih fokus mencetak tenaga kerja.

 

BACA JUGA: HMJ Sosiologi Unila Gelar ISL 2025, Perkuat Solidaritas Mahasiswa Unila

 

Perubahan tersebut turut memengaruhi cara pandang mahasiswa terhadap pendidikan tinggi. Banyak mahasiswa dinilai lebih berorientasi pada kelulusan tepat waktu dibandingkan memahami substansi keilmuan secara mendalam.

Wacana Penutupan Jurusan Dinilai Terlalu Sederhana

Forum PODIUM juga membahas wacana penutupan sejumlah program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri. Kebijakan itu disebut muncul akibat tingginya angka pengangguran terdidik dan penyesuaian pendidikan dengan pasar kerja.

Selain itu, peserta menilai terdapat persoalan struktural dalam institusi pendidikan tinggi yang turut memengaruhi munculnya wacana tersebut. Namun, banyak peserta mengkritik kebijakan itu karena dianggap menyederhanakan persoalan pendidikan.

Pemateri diskusi, M. Guntur Purboyo, menyoroti pergeseran fungsi perguruan tinggi yang semakin berorientasi pada kebutuhan industri. Menurutnya, kampus saat ini lebih fokus menghasilkan lulusan sebagai produk.

“Kampus itu sekarang tugasnya adalah mencetak output. Jadi kalian hari ini adalah produk yang diciptakan oleh kampus,” ujar Guntur dalam diskusi tersebut.

 

BACA JUGA: HMJ Sosiologi Unila Tebarkan Aksi Peduli di Panti Asuhan Hasbi Rabbi

 

Sementara itu, pemateri lainnya, Damar Wibisono, menilai ketidaksesuaian antara jurusan dan pekerjaan tidak otomatis membuat suatu program studi kehilangan relevansi.

“Ilmu tidak hanya soal teknis, tetapi juga bagaimana memahami dan memproyeksikan kehidupan sosial. Di situlah peran ilmu seperti sosiologi menjadi penting,” kata Damar.

Ilmu Sosial Dinilai Tetap Punya Peran Strategis

Peserta diskusi menilai ilmu sosial tetap memiliki posisi penting dalam berbagai sektor pembangunan. Mereka menyebut pendekatan sosial dibutuhkan dalam kebijakan publik hingga pengembangan teknologi.

Dalam forum tersebut, peserta mencontohkan negara maju seperti Belanda yang masih menempatkan pendekatan sosial sebagai bagian penting pembangunan. Pendekatan itu dinilai membantu masyarakat menerima dan memanfaatkan teknologi secara optimal.

Diskusi juga mengkritisi sistem pendidikan yang dianggap kurang kompetitif. Peserta menilai jumlah mahasiswa yang terlalu besar dalam satu kelas dapat menghambat proses penalaran dan pembentukan pemikiran kritis.

Di sisi lain, orientasi ekonomi kampus dinilai mendorong peningkatan jumlah mahasiswa tanpa diimbangi kualitas pembelajaran. Kondisi itu disebut berdampak pada menurunnya mutu akademik di perguruan tinggi.

Peserta juga mengkritik pemerintah yang dianggap kurang memberi perhatian terhadap pengembangan sejumlah bidang ilmu, khususnya ilmu sosial. Situasi tersebut memunculkan anggapan bahwa beberapa jurusan dianggap tidak relevan.

 

BACA JUGA: HIMA Manajemen STIE Gentiaras Gandeng Bank Woori Saudara, Mahasiswa Dibekali Literasi Keuangan dan Tips Karier

 

Mahasiswa Didorong Lebih Kritis terhadap Kebijakan Pendidikan

Di akhir diskusi, peserta menegaskan pentingnya keseimbangan antara ilmu sosial dan ilmu eksakta dalam sistem pendidikan. Kedua bidang tersebut dinilai tidak dapat dipisahkan dalam mendukung pembangunan.

Mahasiswa juga didorong untuk lebih aktif dan kritis dalam merespons kebijakan pendidikan. Forum menekankan peran mahasiswa sebagai agent of change dalam mengawal arah pendidikan tinggi di Indonesia.

Melalui PODIUM Sosiologi, HMJ Sosiologi FISIP Universitas Lampung menegaskan bahwa isu relevansi jurusan tidak dapat dipahami secara sempit. Mahasiswa diajak melihat hubungan antara pendidikan, negara, dan kepentingan industri secara lebih luas.

Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan kesadaran kritis di kalangan mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong keberanian mahasiswa mempertanyakan arah kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia.

Tags: beritaHMJ Sosiologi UnilaLampungpendidikanUniversitas Lampung
Previous Post

Honda Lampung Edukasi 120 Siswa MAN 2 Bandar Lampung soal Keselamatan Berkendara

Next Post

ROBOTAJAIB.COM Resmi Diluncurkan, Hadirkan Solusi AI dan Otomatisasi untuk Bisnis Modern

Next Post
ROBOTAJAIB.COM Resmi Diluncurkan, Hadirkan Solusi AI dan Otomatisasi untuk Bisnis Modern

ROBOTAJAIB.COM Resmi Diluncurkan, Hadirkan Solusi AI dan Otomatisasi untuk Bisnis Modern

PT Safar Wisata Madina Terkesan dengan Perumahan Subsidi D’Dharma Residence

PT Safar Wisata Madina Terkesan dengan Perumahan Subsidi D'Dharma Residence

Bangun Sustainability Mindset, USM Indonesia Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Digital

Bangun Sustainability Mindset, USM Indonesia Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Digital

Smartfren memperkuat jaringan di Lampung dengan penambahan BTS dan layanan internet unlimited, menjangkau hampir seluruh wilayah untuk mendukung aktivitas digital masyarakat.

Smartfren Tingkatkan Layanan Hingga Seluruh Lampung, Perkuat Sinyal dan Internet Unlimited

cuaca lampung hari ini

Prakiraan Cuaca Lampung 23 Mei 2026: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

RECOMMENDED NEWS

yonif 9 marinir raih prestasi

Yonif 9 Marinir Raih Prestasi di SUP Marathon 8000 Meter Piala Panglima TNI 2025

9 bulan ago
Suara Kecil Itu Mengubah Hariku

Suara Kecil Itu Mengubah Hariku

18 jam ago
Hujan lebat

BMKG Lampung Imbau Waspada Hujan Lebat

2 tahun ago

Could Cristiano Ronaldo really be about to leave Real Madrid?

3 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala National Exam olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Suara Kecil Itu Mengubah Hariku
  • Heboh! Perempuan Diduga Buang Air Besar di Depan Ruko Bandar Jaya
  • Harga Emas Antam Hari Ini 8 Juli 2026 Turun, Simak Rinciannya

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com