BANDAR LAMPUNG, Merapah.com — Pembangunan infrastruktur kabel fiber optik bawah laut menjadi salah satu faktor yang mendorong pemerataan layanan internet di Sumatra, termasuk Lampung. Kehadiran jaringan Biznet Nusantara Cable System (BNCS) 1 memungkinkan masyarakat menikmati layanan internet berkapasitas besar dengan tarif yang setara dengan Pulau Jawa.
Senior Assistant Manager Territory Sumatra 2 Biznet, Piscesco Heyziputra, mengatakan pengoperasian BNCS 1 membantu meningkatkan kapasitas konektivitas sekaligus mendukung perluasan jaringan internet di wilayah Sumatra.
“Sejak BNCS 1 beroperasi, masyarakat di Sumatra, khususnya Lampung, bisa menikmati bandwidth besar dengan tarif yang sama persis seperti di Pulau Jawa. Jika sebelumnya harga internet di luar Jawa cenderung lebih mahal, kini layanan 100 Mbps di Lampung bisa dinikmati dengan harga yang setara,” ujar Piscesco.
Menurut dia, keberadaan kabel bawah laut juga mempermudah pengembangan jaringan fiber optik darat untuk menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan konektivitas.
Di Lampung, jaringan Biznet tidak hanya tersedia di Bandar Lampung, tetapi juga telah menjangkau Kota Metro, Menggala, hingga Kabupaten Mesuji.
Optimalisasi Jaringan di Bandar Lampung
Di sisi lain, Biznet terus mengoptimalkan jaringan yang telah tersedia di Kota Bandar Lampung. Perusahaan mencatat cakupan layanan internetnya telah menjangkau 107 kelurahan di kota tersebut.
Regional Manager Territory Lampung Biznet, Ardyan Indradmaja, mengatakan kebutuhan internet di Lampung terus berkembang seiring meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap konektivitas digital.
Menurut dia, internet kini telah menjadi kebutuhan berbagai kelompok masyarakat, sehingga layanan perlu menjangkau segmen pelanggan yang beragam.
“Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan inti, sehingga target pasar kami mencakup seluruh segmentasi. Saat ini di Bandar Lampung sendiri kurang lebih sudah ada 107 kelurahan yang ter-cover. Fokus utama kami saat ini adalah mengoptimalkan coverage yang ada serta menjaga kualitas infrastruktur dan layanan pelanggan,” ujar Ardyan di Bandar Lampung.
Ardyan menjelaskan, perusahaan saat ini memprioritaskan optimalisasi jaringan dan mempertahankan pelanggan di wilayah yang sudah terjangkau layanan.
Meski demikian, peluang ekspansi ke kabupaten sekitar Bandar Lampung, seperti Pringsewu dan Pesawaran, tetap terbuka. Pengembangan tersebut akan mempertimbangkan hasil survei pasar dan potensi kebutuhan masyarakat.
Siapkan Pengembangan Infrastruktur Digital
Penguatan jaringan di Lampung merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur digital Biznet di Indonesia. Selain mengoptimalkan jaringan yang sudah beroperasi, perusahaan juga menyiapkan pembangunan kabel laut Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2) untuk memperkuat konektivitas antardaerah.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas jaringan dan mendukung kebutuhan internet yang terus bertumbuh.
Bagi Lampung, perluasan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan akses konektivitas bagi masyarakat dan dunia usaha. Namun, pemerataan layanan tidak hanya bergantung pada ketersediaan jaringan utama, melainkan juga perlu didukung perluasan jaringan darat, kualitas layanan, dan keterjangkauan tarif bagi pelanggan.









