Kamis, September 17, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Komunitas

Libatkan Warga Pesisir, TPPRB Lampung Bentuk Pokmaswas di KKPWK

Putri S by Putri S
Februari 2, 2026
in Komunitas
TPPRB Lampung Bentuk Pokmaswas di KKPWK..

TPPRB Lampung bersama pemerintah desa dan masyarakat menunjukkan komitmen menjaga KKPWK melalui pembentukan Pokmaswas.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com, Lampung Timur – Tim Pengelola Perikanan Rajungan Berkelanjutan (TPPRB) Lampung terus memperkuat pengawasan Kawasan Konservasi Perairan Way Kambas (KKPWK) melalui pendekatan berbasis masyarakat.

Melalui langkah ini, TPPRB Lampung menempatkan masyarakat pesisir sebagai bagian penting dalam menjaga kawasan konservasi.

Related posts

Festival Desa Lestari Apresiasi Dinas Perkebunan Pesawaran, Petani Terima STDB

Festival Desa Lestari Apresiasi Dinas Perkebunan Pesawaran, Petani Terima STDB

September 10, 2026
Jangan Biarkan Skripsi dan Disertasi Berhenti di Perpustakaan, Kolumnis Dorong Akademisi Sasar Pembaca Umum

Jangan Biarkan Skripsi dan Disertasi Berhenti di Perpustakaan, Kolumnis Dorong Akademisi Sasar Pembaca Umum

September 5, 2026

Sebagai wujud konkret, TPPRB Lampung memfasilitasi pembentukan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di Desa Sriminosari dan Desa Sukorahayu.

TPPRB Lampung Bentuk Pokmaswas di KKPWK
Kolaborasi TPPRB Lampung dan warga pesisir mencerminkan optimisme pengawasan KKPWK yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.

Kedua desa tersebut berada di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

TPPRB Lampung yang terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Mitra Bentala, dan EDF Indonesia melaksanakan kegiatan tersebut pada akhir Januari 2026.

Langkah ini sekaligus memperkuat strategi pengawasan partisipatif di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi.

 

BACA JUGA: Hasil Panen Tak Diserap, Petani Jagung Lampung Timur Menjerit

 

Dorong Peran Aktif Masyarakat Pesisir

Dalam pelaksanaannya, TPPRB Lampung menyelenggarakan pembentukan Pokmaswas di Desa Sriminosari pada Selasa, 27 Januari 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Sriminosari dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat nelayan setempat.

Selanjutnya, TPPRB Lampung menjadwalkan kegiatan serupa di Desa Sukorahayu pada Rabu, 28 Januari 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sukorahayu dan mendapat respons positif dari warga pesisir.

Perwakilan Pemerintah Desa Sriminosari, Parisidi, menyampaikan dukungan terhadap pembentukan Pokmaswas di wilayahnya.

Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

“Pembentukan Pokmaswas sangat membantu desa dalam menjaga lingkungan dan sumber daya perairan,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, TPPRB Lampung menilai pengawasan berbasis masyarakat mampu memperkuat perlindungan kawasan konservasi.

Masyarakat dinilai memiliki pemahaman lebih baik terhadap kondisi lapangan dan dinamika aktivitas perikanan setempat.

 

BACA JUGA: Pesisir Timur Lampung: Bersama Nelayan dan Pemerintah Perkuat Zona Konservasi

 

Tegaskan Peran Pokmaswas Sesuai Ketentuan

Sementara itu, Kepala Desa Sukorahayu, Afria Sahdi, S.E., menegaskan Pokmaswas harus menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menekankan bahwa Pokmaswas tidak berperan sebagai penegak hukum di lapangan.

“Pokmaswas bertugas membantu pengawasan dengan cara memantau dan melaporkan,” katanya.

Dalam praktiknya, Pokmaswas memantau aktivitas penangkapan ikan dan melaporkan dugaan pelanggaran kepada pihak berwenang.

Selain itu, kelompok ini juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan konservasi.

Perwakilan TPPRB Lampung, Hardian SY. Prayitno, menjelaskan bahwa tugas Pokmaswas mengacu pada prinsip 3M.

“Tugas Pokmaswas meliputi melihat, mencatat, dan melaporkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kekompakan dalam menjalankan peran pengawasan.

 

BACA JUGA: Mitra Bentala dan EDF Perkuat Ekonomi Pesisir dengan Pemanfaatan Limbah Rajungan

 

Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Untuk memperkuat pelaksanaan di lapangan, TPPRB Lampung melibatkan berbagai pihak lintas sektor dalam kegiatan ini.

Peserta berasal dari unsur pemerintah desa, BPD, penyuluh perikanan, pendamping desa, serta dinas perikanan kabupaten.

Selain itu, TPPRB Lampung menghadirkan Pokmaswas Jaya Lestari Abadi Desa Margasari sebagai narasumber berbagi pengalaman.

Rangkaian kegiatan mencakup pemaparan sistem pengawasan berbasis masyarakat, diskusi interaktif, dan pembentukan struktur kelompok.

Sebagai penutup, TPPRB Lampung mengakhiri kegiatan dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara.

Dokumen tersebut menjadi dasar pengajuan surat keputusan sebagai bentuk legalisasi Pokmaswas.

Melalui pembentukan Pokmaswas ini, TPPRB Lampung berharap pengawasan KKPWK berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan di Lampung Timur.

Tags: beritaberita lampungKKPWKLampung timurTPPRB
Previous Post

Kebijakan Penilaian Negatif Morgan Stanley Capital Internasional (MSCI) Bikin Anjlok IHSG

Next Post

Hujan Berpotensi Guyur Hampir Seluruh Lampung

Next Post
hujan

Hujan Berpotensi Guyur Hampir Seluruh Lampung

Seni untuk Perubahan, Kolaborasi UNISS Kendal dan Pondok Modern Selamat

Seni untuk Perubahan, Kolaborasi UNISS Kendal dan Pondok Modern Selamat

beras merah

Beras Merah Efektif Dukung Diet Sehat dan Kendali Berat Badan

Usaha Sampingan Mahasiswa

5 Usaha Sampingan Mahasiswa Tanpa Modal

Rawan Kecelakaan, KKN Way Laga 2 Unila Pasang Reflektor Jalan

Rawan Kecelakaan, KKN Way Laga 2 Unila Pasang Reflektor Jalan

RECOMMENDED NEWS

Menteri PKP Maruarar Sirait menambah kuota bedah rumah di Lampung menjadi 11 ribu unit pada 2026 untuk percepatan rumah layak huni.

Menteri PKP Tambah Kuota Bedah Rumah di Lampung Jadi 11 Ribu Unit

4 bulan ago
BMKG memprakirakan cuaca Lampung didominasi cerah berawan pada 1 Juni 2026, namun sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan hingga petir pada siang dan sore hari.

Cuaca Lampung Hari Ini: Siang hingga Sore Berpotensi Diguyur Hujan

4 bulan ago
Darlian Pone Dorong Regenerasi Lewat Diklat Kader Muda Partai Golkar

Darlian Pone Dorong Regenerasi Lewat Diklat Kader Muda Partai Golkar Lampung 2025

11 bulan ago
Tiara Aprilia Putri Hernanda Ferry Irwandi Melawan Batas Kewilayahan

Ferry Irwandi Melawan Batas Kewilayahan

9 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    468 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Rumah Zakat dan BPBD Pringsewu Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan
  • Pramuka Garden Residence Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp500 Jutaan di Rajabasa
  • Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Nova Navara Ajak Pengunjung Taklukkan Trek ATV 2,3 Km

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com