Minggu, Agustus 30, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Komunitas

Workshop SPHERE Digelar di Lampung, Perkuat Respon Bencana

Putri S by Putri S
April 3, 2026
in Komunitas
Mitra Bentala gelar workshop SPHERE di Lampung untuk perkuat respon bencana, tingkatkan koordinasi lintas sektor, dan dorong standar kemanusiaan yang bermartabat!

Mitra Bentala menggelar workshop SPHERE untuk meningkatkan kapasitas respon bencana di Lampung. Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi masyarakat sipil.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah,com – Mitra Bentala memperkuat kapasitas pelaku kemanusiaan melalui workshop SPHERE di Bandar Lampung. Kegiatan ini mendorong respon bencana yang lebih terarah dan bermartabat.

Bagian Program SPRINT II dan Kolaborasi Lintas Sektor

Mitra Bentala menggelar Workshop Standar Minimum Respon Kemanusiaan atau SPHERE pada 30 Maret 2026 sebagai bagian dari Program SPRINT II di Lampung.

Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat pengurangan risiko bencana berbasis komunitas.

BACA JUGA: Malaysia Pilih WFH, Subsidi BBM Naik Tajam Rp16,8 T/Bulan

 

Workshop berlangsung di Hotel Horison Bandar Lampung pukul 08.30 hingga 15.00 WIB.

Mitra Bentala gelar workshop SPHERE di Lampung untuk perkuat respon bencana, tingkatkan koordinasi lintas sektor, dan dorong standar kemanusiaan yang bermartabat!..
Workshop SPHERE menjadi bagian dari Program SPRINT II yang fokus pada pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. Peserta memperdalam standar respon kemanusiaan.

Mitra Bentala mengundang berbagai organisasi masyarakat sipil. Peserta berasal dari Baznas, Walhi, hingga Paluma Nusantara.

Perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi situasi bencana. Kita harus memperkuat kapasitas bersama,” ujarnya.

Peserta mengikuti workshop untuk meningkatkan pemahaman dan koordinasi. Mereka juga membangun komitmen bersama dalam respon kemanusiaan.

Standar SPHERE Jadi Acuan Respon Kemanusiaan

Peserta mempelajari The Sphere Handbook edisi 2018 dalam workshop ini. Materi tersebut menjadi dasar pemahaman tentang Piagam Kemanusiaan dan standar minimum respon bencana.

Pembahasan ini kemudian menegaskan posisi SPHERE sebagai acuan internasional dalam penanganan krisis. Standar tersebut memastikan bantuan mampu memenuhi kebutuhan dasar manusia secara layak.

BACA JUGA: Google Maps Hadirkan Fitur Obrolan dan Navigasi 3D!

 

Peserta mempelajari aspek air bersih, sanitasi, dan pangan. Mereka juga membahas tempat tinggal, kesehatan, dan perlindungan.

Mitra Bentala gelar workshop SPHERE di Lampung untuk perkuat respon bencana, tingkatkan koordinasi lintas sektor, dan dorong standar kemanusiaan yang bermartabat!.
Peserta menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mencegah tumpang tindih bantuan. Standar SPHERE dinilai penting untuk menjaga kualitas respon.

Narasumber Genadi Aryawan memandu sesi pembahasan. Ia menjelaskan pentingnya standar dalam menjaga kualitas bantuan.

“Tanpa standar yang jelas, bantuan bisa tidak tepat sasaran. Kita harus memastikan bantuan tetap bermartabat,” katanya.

Ia menilai pemahaman SPHERE di Lampung masih terbatas. Ia mendorong peningkatan kesadaran di kalangan pegiat kemanusiaan.

Peserta Tekankan Koordinasi dan Efektivitas Bantuan

Peserta menilai workshop ini relevan dengan kondisi lapangan. Penilaian ini mengarah pada pentingnya koordinasi dalam penanggulangan bencana.

Indriani Dewi Avitoningsih dari Baznas Lampung kemudian menegaskan perlunya kerja kolektif. Ia menyebut koordinasi mampu mencegah tumpang tindih bantuan.

BACA JUGA: Kabar Baik! Vatican News Kini Hadir dalam Bahasa Indonesia

 

“Penanggulangan bencana harus dilakukan bersama. Bantuan harus tepat waktu, tepat guna, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Edi Karizal dari LK21 menilai workshop ini mempertemukan pegiat kebencanaan. Ia berharap pengetahuan dapat disebarluaskan.

Related posts

Muharram Fest 2026 menghadirkan rekreasi edukatif, bantuan sembako, dan belanja bersama bagi anak yatim dan dhuafa di Lampung.

Muharram Fest 2026, LAZ Darul Fattah Peduli Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Belajar dan Berbagi

Agustus 23, 2026
50 Anak Down Syndrome Rayakan HUT RI ke-81 Bersama LKS APIK Mandiri

50 Anak Down Syndrome Rayakan HUT RI ke-81 Bersama LKS APIK Mandiri

Agustus 19, 2026

“Workshop ini membuka ruang kolaborasi. Pemerintah perlu mengadopsi simulasi yang telah disampaikan,” katanya.

Peserta lain juga menilai materi yang disampaikan sangat aplikatif. Mereka siap menerapkan standar tersebut di lapangan.

Dorong Pelatihan Lanjutan dan Komitmen Bersama

Maya dari Caritas Lampung menilai workshop ini bermanfaat bagi pelaku kemanusiaan. Ia menekankan pentingnya penerapan standar dalam situasi darurat.

“Workshop ini membantu kami memahami standar di lapangan. Kami berharap keterlibatan pemerintah semakin kuat,” ujarnya.

Ia juga mendorong penerapan SPHERE secara lebih luas. Langkah ini penting untuk menciptakan pelayanan yang bermartabat.

 

BACA JUGA: Denda Miliaran! 97 Pinjol Terbukti Kartel Bunga

 

Genadi Aryawan mendorong pelatihan lanjutan seperti training of trainers. Ia berharap penyebaran standar dapat dilakukan lebih luas.

“Kita perlu memperluas pemahaman SPHERE. Pelatihan lanjutan akan memperkuat kapasitas secara berkelanjutan,” katanya.

Melalui workshop ini, para peserta membangun kesamaan pemahaman. Mereka juga memperkuat komitmen dalam respon bencana.

Workshop SPHERE menjadi langkah strategis dalam memperkuat respon bencana di Lampung. Kegiatan ini sekaligus mendukung keberlanjutan Program SPRINT II.

Fokus ini kemudian menegaskan pentingnya kolaborasi dan peningkatan kapasitas.

Tags: beritaberita lampungkomunitasLampunglingkunganMitra Bentala
Previous Post

Isu Raja Charles III Masuk Islam Viral, Ini Kronologinya

Next Post

Obama Visits Bali, Expected To Promote Indonesian Tourism

Next Post

Obama Visits Bali, Expected To Promote Indonesian Tourism

Prakiraan Cuaca Lampung Jumat 3 April 2026: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Prakiraan Cuaca Lampung Jumat 3 April 2026: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Indonesia Urges Olympic Council of Asia to Promote 2018 Asian Games

DPD REI Lampung Bersiap Menjadi Tuan Rumah Puncak Acara HUT REI Nasional ke-54

DPD REI Lampung Bersiap Menjadi Tuan Rumah Puncak Acara HUT REI Nasional ke-54

Biaya logistik yang tinggi masih menjadi hambatan utama UMKM untuk memperluas pasar. Digitalisasi mulai membuka peluang efisiensi distribusi.

UMKM Butuh Logistik untuk Ekspansi Bisnis

RECOMMENDED NEWS

Mahasiswa KKN Gelar Penyuluhan Pembuatan Silase di Desa Sukasari

Mahasiswa KKN Gelar Penyuluhan Pembuatan Silase di Desa Sukasari

1 tahun ago
Film Jumbo

Film Jumbo Bikin Heboh Bioskop, Dongeng Ajaib yang Bikin Haru

1 tahun ago
Latisha Buah

Latisha Buah Hadir di Bandar Lampung, Sediakan Buah Lokal dan Impor Harga Terjangkau

12 bulan ago
BI RATE NAIK 25 BASIS POIN MENJADI 5,50% BERDAMPAK TERHADAP KREDIT PERBANKAN

BI RATE NAIK 25 BASIS POIN MENJADI 5,50% BERDAMPAK TERHADAP KREDIT PERBANKAN

3 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    425 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    414 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Fenomena “Kabur Aja Dulu” Jadi Pemantik, Pemuda Lampung Diajak Kembali Menemukan Arti Cinta untuk Negeri
  • Suzuki XL7 Terbaru Resmi Diserahkan ke Konsumen Lampung, SPK Tembus 50 Unit
  • Dari Lampung untuk Indonesia, RSUDAM dan KKI Gelar Webinar Nasional P2KB, Diikuti 6.275 Peserta

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com