Sabtu, Juli 11, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Kesehatan

Risiko Wasir dari Main Ponsel di Toilet Naik, Studi Harvard Buka Data Baru

Putri S by Putri S
September 7, 2025
in Internasional, Kesehatan
bermain ponsel di toilet
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Risiko wasir dari main ponsel di toilet kini menjadi perhatian dunia medis internasional. Wasir adalah pembengkakan pembuluh darah pada anus dan rektum bagian bawah. Kondisi ini memicu nyeri, gatal, bahkan pendarahan saat buang air besar.

Faktor penyebabnya meliputi konstipasi, kehamilan, pola makan kurang serat, dan duduk berlama-lama. Kini, kebiasaan modern seperti main ponsel di toilet juga ikut disebut berisiko.

Related posts

Vaksin Ebola membantu menekan penyebaran wabah mematikan di Afrika. WHO menyebut vaksin efektif melindungi kelompok berisiko tinggi dari Ebola Zaire.

Vaksin Ebola Jadi Senjata Utama Lawan Wabah Mematikan

Mei 26, 2026
Telur tetap menjadi sumber protein sehat jika dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan.

Batas Aman Makan Telur, Berapa Butir Ideal Setiap Minggu?

Mei 25, 2026

BACA JUGA: WhatsApp Siapkan Fitur Close Friends, Privasi Status Kini Lebih Terjaga

Studi Harvard Ungkap Risiko

Studi terbaru Harvard melalui Beth Israel Deaconess Medical Center menyoroti wasir dari main ponsel. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal PLOS One pada September 2025.

Sebanyak 125 pasien kolonoskopi menjadi partisipan dalam penelitian tersebut. Hasil riset menemukan, pengguna ponsel di toilet 46 persen lebih rentan mengalami wasir.

Data menunjukkan perbedaan jelas terkait durasi duduk saat buang air besar.

Durasi Duduk Jadi Pemicu

Sekitar 37,3 persen pengguna ponsel duduk lebih dari lima menit di toilet. Sebaliknya, hanya 7,1 persen non-pengguna ponsel yang duduk selama itu.

Durasi duduk berlebihan memicu tekanan besar pada pembuluh darah area anus. Tekanan inilah yang memperbesar risiko timbulnya wasir dari main ponsel.

Para peneliti menekankan bahwa masalah utamanya bukan ponsel, melainkan waktu duduk berlebihan.

BACA JUGA: Apa Itu Burden Sharing BI? Skema di Balik Stabilitas Ekonomi yang Perlu Kamu Tahu

Imbauan Ahli Medis

American Society of Colon and Rectal Surgeons menegaskan risiko wasir dari kebiasaan berlama-lama. Mereka merekomendasikan buang air besar hanya berlangsung maksimal dua menit saja.

Cleveland Clinic menyarankan aturan TONE untuk mencegah wasir dari main ponsel. TONE berarti Three minutes only, Once daily, No straining, Enough fiber intake.

Pedoman tersebut penting karena menjaga kesehatan saluran pencernaan masyarakat modern.

Penjelasan Peneliti

Peneliti menegaskan bahwa temuan ini bersifat korelasi, bukan sebab langsung. Artinya, ponsel bukan penyebab utama, tetapi distraksi ponsel memanjangkan waktu duduk.

Gangguan fokus membuat orang lupa segera menyelesaikan buang air besar. Kebiasaan inilah yang akhirnya meningkatkan risiko wasir dari main ponsel. Peneliti menekankan pentingnya kesadaran publik untuk mengubah perilaku sehari-hari.

Langkah Pencegahan Praktis

Dokter merekomendasikan masyarakat menghindari membawa ponsel saat ke toilet. Selain itu, asupan serat harus terpenuhi sebanyak 25 hingga 35 gram per hari.

Air putih juga harus dikonsumsi cukup agar sistem pencernaan bekerja optimal. Olahraga rutin membantu memperlancar metabolisme dan mencegah konstipasi berulang. Kebiasaan sehat ini efektif menekan risiko wasir dari main ponsel.

BACA JUGA: Bedanya Investasi dan Menabung? Ini Penjelasan Lengkapnya

Mengubah Kebiasan

Wasir dari main ponsel bukan sekadar isu, tetapi hasil riset medis internasional. Durasi duduk berlebihan menjadi faktor utama pemicu meningkatnya kasus wasir.

Masyarakat perlu lebih disiplin menjaga pola hidup sehat setiap hari. Meninggalkan ponsel di luar toilet menjadi langkah sederhana mencegah wasir.

Dengan begitu, kesehatan pencernaan tetap terjaga dan risiko penyakit bisa ditekan.

Tags: beritaharvardkesehatanLifestylestuditips dan trikTips Kesehatan
Previous Post

Apa Itu Burden Sharing BI? Skema di Balik Stabilitas Ekonomi yang Perlu Kamu Tahu

Next Post

Harga Emas Antam Menguat Rp. 82.000, Investor Diminta Cermati Tren Global

Next Post
Harga Emas Antam

Harga Emas Antam Menguat Rp. 82.000, Investor Diminta Cermati Tren Global

Be One Ride With Gubernur

Be One Ride With Gubernur: 300 Bikers Lampung Ramaikan City Rolling & Gathering

Sungai Burung, Tulang Bawang

Poklahsar Sungai Burung Angkat Produk Olahan Laut di Acara Ruwat Laut Desa

presiden lantik menteri baru

Presiden Lantik Menteri Baru, Sri Mulyani Digantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Latisha Buah

Latisha Buah Hadir di Bandar Lampung, Sediakan Buah Lokal dan Impor Harga Terjangkau

RECOMMENDED NEWS

Inggris Pastikan Melau ke Final Usai Kalahkan Belanda

Inggris Pastikan Melau ke Final Usai Kalahkan Belanda

2 tahun ago
Magang Kemnaker 2025

Magang Kemnaker 2025 Dibuka, Pemerintah Siapkan Insentif Rp3,3 Juta

9 bulan ago
Semboyan Lampung: Makna di Balik Identitas Setiap Daerah

Semboyan Lampung: Makna di Balik Identitas Setiap Daerah

1 tahun ago
Minibus Kelebihan Cinta (dan Penumpang)

Minibus Kelebihan Cinta (dan Penumpang)

3 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Chopper Bike Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Peran Strategis Arsitek Lanskap: Menyatukan Manusia dan Alam untuk Kota Berkelanjutan dan Berkemanusiaan
  • Perbedaan Urban Planning, Arsitektur, dan Arsitektur Lanskap
  • DPD PI Lampung Gelar PI Expo Run 5K, Start dari Transmart dan Undi Satu Unit Rumah

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com