Merapah.com – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui Program Kelas Migran Vokasi (KMV) Ekskul.
Sebagai bagian dari penguatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, meninjau langsung pelaksanaan program di sekolah.
Kunjungan ini berlangsung di SMK Negeri 2 Metro dan SMK Negeri 3 Metro pada 10 September 2025.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan memastikan pelaksanaan KMV Ekskul berjalan sesuai tujuan pengembangan keterampilan peserta didik.
Selain itu, pemerintah daerah ingin memastikan program vokasi tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
BACA JUGA: Siger Language Center Perkuat Kompetensi Bahasa Peserta KMV Lampung
Pemantauan Langsung di Lingkungan Sekolah
Dalam kunjungan tersebut, Thomas Amirico meninjau langsung aktivitas pembelajaran KMV Ekskul di lingkungan sekolah.
Ia mengamati proses pembinaan keterampilan serta keterlibatan siswa dalam kegiatan vokasi.
Selanjutnya, ia berdialog dengan peserta KMV Ekskul untuk mendengar pengalaman mereka selama mengikuti program.
Dialog tersebut memberikan gambaran langsung mengenai efektivitas pelaksanaan kegiatan di tingkat sekolah.
Melalui kesempatan itu, ia juga memberikan motivasi kepada siswa agar terus mengembangkan kompetensi dan karakter.
Ia menilai kegiatan ekstrakurikuler vokasi berperan penting dalam membentuk kesiapan kerja sejak dini.
BACA JUGA: Catat Transaksi Rp2,3 Miliar, Emersia Wedding Expo 11 Jadi Magnet Pasar Pernikahan
Penguatan Kolaborasi Sekolah dan Mitra
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan bersama Ketua Yayasan Siger Language Center, Dimas Aditya, menyambangi lokasi kegiatan.
Pihak sekolah dan peserta KMV Ekskul menyambut keduanya dengan antusias.
Lebih lanjut, Kepala Dinas menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan mitra pelatihan.
Menurutnya, kemitraan strategis mampu menjaga relevansi program vokasi terhadap kebutuhan industri.
Kolaborasi tersebut turut memperkuat pembinaan peserta agar berlangsung berkelanjutan dan terarah.
Bahasa sebagai Bekal Kesiapan Kerja
Sementara itu, Dimas menegaskan peran penting penguasaan bahasa dalam kesiapan kerja peserta.
Ia menilai kemampuan bahasa membekali peserta agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang terus berkembang.
“Bahasa membekali peserta untuk berkomunikasi secara profesional dan efektif di dunia kerja,” ujar Dimas.
Ia menambahkan bahwa pembinaan bahasa harus berjalan seiring dengan penguatan keterampilan vokasi teknis.
Selain itu, ia menilai kolaborasi antara sekolah dan mitra pelatihan memastikan pembinaan berlangsung konsisten dan terarah.
Menurutnya, sinergi tersebut menjaga kualitas pembelajaran tetap sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
BACA JUGA: Sri Mulyani Masuk Dewan Direksi Gates Foundation, Ini Fakta Lengkapnya
Sinergi untuk Keberlanjutan Program
Melalui kunjungan ini, pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, dan mitra pelatihan semakin kuat.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pelaksanaan Program KMV Ekskul di SMK.
Ke depan, pemerintah mengembangkan program vokasi berbasis kolaborasi lintas sektor.
Langkah ini menyiapkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing. Program KMV Ekskul pun berkembang sebagai model vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.










