Bandar Lampung, Merapah.com – Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung mengajak masyarakat mulai menjaga kesehatan paru sejak usia dini sebagai investasi kesehatan jangka panjang.
Ketua Panitia PIR 2 026, dr. Pusparini Kusumajati, Sp.P(K), mengatakan menjaga paru dapat dimulai dengan menerapkan pola hidup sehat, menghindari asap rokok, mengurangi paparan polusi udara, rutin berolahraga, serta mengonsumsi makanan bergizi yang kaya antioksidan.
BACA JUGA: PIR 2026 PDPI Lampung Diikuti 216 Peserta dari Seluruh Indonesia, Perbarui Ilmu Penanganan Penyakit Paru
Menurutnya, apabila masyarakat mengalami keluhan pada saluran pernapasan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar penyakit dapat dideteksi lebih awal.

Sementara itu Ketua PDPI Cabang Lampung, Dr. dr. Retno Ariza, Sp.P(K), FCCP, FISR, menegaskan bahwa rokok masih menjadi salah satu faktor risiko terbesar penyebab penyakit paru.
“Pengendalian penyakit paru bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan. Dibutuhkan peran aktif masyarakat, keluarga, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung paru-paru tetap sehat,” kata dia dalam Pertemuan Ilmiah Respirologi (PIR) 2026 di Ballroom Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Minggu (19/7/2026). Mengusung tema “Good Lung Is Your Best Investment”
Ia menilai upaya pencegahan tidak dapat dilakukan tenaga kesehatan sendiri, melainkan membutuhkan komitmen bersama, termasuk dukungan pemerintah dalam memperkuat kebijakan pengendalian rokok dan kawasan bebas asap rokok.
Retno mencontohkan sejumlah daerah telah menerapkan kawasan bebas asap rokok secara konsisten sehingga berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat.
Menurutnya, menjaga kesehatan paru berarti menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang. Karena itu edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya mencegah penyakit paru sebelum terlambat.










