Merapah.com, Bandar Lampung – Pertemuan Ilmiah Respirologi (PIR) 2026 yang diselenggarakan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung mendapat antusiasme tinggi dari tenaga kesehatan. Sebanyak 216 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti kegiatan yang berlangsung secara luring maupun daring.
Ketua Panitia Pelaksana PIR 2026, dr. Pusparini Kusumajati, Sp.P(K), mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi tenaga kesehatan untuk memperbarui pengetahuan dan kompetensi dalam penanganan penyakit paru sesuai perkembangan ilmu kedokteran.

Menurutnya, kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang sangat berharga karena menjadi modal utama seseorang untuk menjalankan aktivitas dan meningkatkan kualitas hidup.
“Kami berharap melalui forum ilmiah ini para tenaga kesehatan memperoleh pembaruan ilmu, memahami perkembangan penanganan penyakit paru terkini, sehingga mampu memberikan diagnosis yang lebih tepat dan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat,” ujarnya dalam Pertemuan Ilmiah Respirologi (PIR) 2026 di Ballroom Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Minggu (19/7/2026). Mengusung tema “Good Lung Is Your Best Investment”
BACA JUGA: IDAI Menyambut Baik Tunjangan Dokter Spesialis di Daerah Tertinggal
Ia menjelaskan penyakit paru hingga kini masih menjadi salah satu beban kesehatan sekaligus beban ekonomi, baik di Indonesia maupun dunia. Berbagai penyakit seperti tuberkulosis, asma, kanker paru, hingga penyakit paru kronis lainnya terus berkembang sehingga tenaga kesehatan harus selalu mengikuti hasil penelitian dan pedoman terbaru.
Selain seminar ilmiah, peserta juga mengikuti pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kompetensi setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui PIR 2026, PDPI berharap transfer ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan di daerah masing-masing sehingga kualitas pelayanan kesehatan paru di Indonesia semakin meningkat.











